Utama  

Belum Juga Turun, Harga Capai Masih Rp120 Ribu Perkilo

Harga cabai di Pasar Raya Padang, Kota Padang, masih tinggi pasca Iduladha 1443 Hijriah. Kondisi itu membuat pembeli curhat (curahan hati) ke pedagang.
Harga cabai di Pasar Raya Padang, Kota Padang, masih tinggi pasca Iduladha 1443 Hijriah. Kondisi itu membuat pembeli curhat (curahan hati) ke pedagang.

Seorang penjual cabai terlihat melayani pelanggan.

Padang, rakyatsumbar.id – Harga cabai di Pasar Raya Padang, Kota Padang, masih tinggi pasca Iduladha 1443 Hijriah. Kondisi itu membuat pembeli curhat (curahan hati) ke pedagang.

“Jauh naik harganya, dari biasa 90 ribu per kilogram, setelah lebaran haji pada hari Sabtu menjadi Rp120 per kilogram,” kata Gebby, pedagang cabai di Pasar Raya Padang, Senin (11/7) siang.

Sementara itu, Toni, pedagang cabai di lantai satu, Blok 2, Pasar Raya Padang, mengatakan, penyebab harga cabai masih mahal lantaran stok terbatas.

“Karena masih Hari Raya Iduladha jadi petani tidak memanen cabai, sehingga stok cabai yang tersedia terbatas,” ujarToni,  Senin (11/7) siang.

Ia menjelaskan, biasanya pasokan cabai perhari sebanyak 10 ton. Namun, tidak panennya petani cabai membuat pasokan berkurang.

“Sekarang tidak cukup sebanyak  10 ton perhari, kondisi itu berpengaruh terhadap harga dan di pasaran,” ulas Toni.

Toni mengaku tidak bisa memperkirakan kapan harga cabai kembali normal, semua itu tergantung pasokan cabai dari hasil panen para petani.

“Kemungkinan terjadi penurunan harga cabai dalam Minggu ini, tetapi kami tidak tahu pasti kapan turunnya harga cabai ini,” ulas Toni

Ia mengakhiri, para pembeli harus mengurangi pembelian cabai, karena harga cabai yang terlalu mahal. Pasaran kembali normal jika cabai turun.

“Rata-rata pembeli mengeluh kepada kami karena harga cabai yang mahal ini,” pungkas Toni, mengakhiri. (mg2/mg5).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *