SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Siap Sukseskan Program MBG

Kapolres Pasaman Barat AKBP. Agung Tribawanto bersama Ketua Bhayangkari Polres Pasaman Barat saat peresmian SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pasaman Barat.
Kapolres Pasaman Barat AKBP. Agung Tribawanto bersama Ketua Bhayangkari Polres Pasaman Barat saat peresmian SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pasaman Barat.

Pasaman Barat, rakyatsumbar.id–Kapolres Pasaman Barat AKBP. Agung Tribawanto menyebutkan, Polres Pasaman Barat turut mengambil peran aktif dalam mendukung penuh program prioritas Presiden RI melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Mako Polres setempat.

“Dalam mendukung program Presiden, kami juga ambil bagian dalam pemenuhan gizi untuk anak-anak yang ada di Kabupaten Pasaman Barat. Ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini,” kata Kapolres.

Dikatakanya, SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pasaman Barat sendiri telah resmi launching, Senin (09/02/2026) dan langsung beroperasi menyalurkan makanan bergizi kepada para penerima manfaat.

Pada tahap awal, SPPG Polres Pasaman Barat telah menyalurkan 1.073 porsi makanan bergizi setiap hari kepada siswa SMAN 1 Pasaman. Hingga hari kelima operasional, total makanan yang telah disalurkan mencapai 5.365 porsi.

“Ini merupakan langkah awal, dan kedepan jumlah penerima manfaat akan terus kami tingkatkan secara bertahap sesuai dengan kapasitas produksi dapur SPPG,” jelas Kapolres.

Kedepannya, Polres Pasaman Barat menargetkan penyaluran sekitar 3.000 paket makanan bergizi per hari yang akan didistribusikan ke beberapa sekolah, di antaranya SMA 1 Pasaman, SDN 09 Pasaman, SDN 19 Pasaman, SD IT Alfaraz, TK Pertiwi dan TK Al Ikhlas Pasaman.

Tidak hanya menyasar kalangan pelajar, program MBG juga diperluas ke sektor kesehatan masyarakat. Polres Pasaman Barat bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) untuk menentukan lokasi Posyandu di Kecamatan Pasaman sebagai titik penyaluran MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi dan balita.

“Kami ingin memastikan bahwa program ini benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan seperti ibu dan anak,” tambah Kapolres.

Dalam mendukung program ketahanan pangan, SPPG Polres Pasaman Barat juga menerapkan konsep pemberdayaan ekonomi lokal. Seluruh bahan baku makanan diperoleh dari petani dan pelaku usaha pangan di sekitar wilayah Pasaman Barat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis serta kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, operasional SPPG juga telah menyerap sebanyak 47 relawan tenaga kerja lokal, mulai dari bagian pengolahan makanan, pengemasan, hingga distribusi.

“Hal ini tentunya membuka lapangan pekerjaan baru dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar,” tutur Kapolres.

Sebagai penutup, Kapolres Pasaman Barat berharap agar keberadaan SPPG ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi generasi muda.

“Harapan kami, SPPG ini benar-benar mampu memenuhi kebutuhan gizi para siswa dan masyarakat Kabupaten Pasaman Barat. Semoga tidak ada hambatan dalam pelaksanaannya, sehingga tujuan utama menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas dapat terwujud,” pungkasnya. (bud)