Padang, rakyatsumbar.id —Ketua dan Anggota DPRD Kota Padang mulai melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2026 yang berlangsung sejak 4 hingga 9 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi sarana bagi para wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan masing-masing.
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, melaksanakan reses di Masjid Al Manar, Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (05/01/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh RT, RW, Majelis Ta’lim, serta Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat.
“Kita melaksanakan reses bersama RT dan RW di Dadok Tunggul Hitam, juga dengan Majelis Ta’lim dan Kelompok Wanita Tani,” ujar Muharlion.
Dalam pertemuan tersebut, Muharlion menyerap sejumlah aspirasi warga, dengan persoalan banjir menjadi isu utama yang disampaikan masyarakat.
“Daerah ini rata-rata rawan banjir. Aspirasi yang disampaikan terkait normalisasi sungai, drainase, serta upaya penanggulangan bencana ke depan agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri, SAP, melaksanakan reses di Masjid Al Kaffah, Kelurahan Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung, Minggu (04/01/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh RT 01 M. Ali Nofiah, RW 01 Naswir, Lurah Kampung Jua Hendri Os, S.Kep., Ketua LPM Kampung Jua Nan XX Hermansyah, serta masyarakat setempat.
Dalam reses tersebut, warga menyampaikan berbagai usulan, di antaranya perbaikan jalan dan drainase, dukungan bagi pelaku UMKM, serta bantuan kelengkapan rebana untuk Masjid Al Kaffah. Pengurus masjid juga mengharapkan bantuan melalui dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Jupri menyampaikan bahwa pada tahun 2025 pihaknya telah merealisasikan betonisasi di depan masjid.
“Insya Allah, pada tahun 2026 ini kita juga akan melakukan betonisasi di sekitar masjid,” ujar politisi PAN tersebut.
Jupri mengaku terharu dengan antusiasme warga yang hadir dalam kegiatan reses tersebut.
“Reses ini luar biasa. Peserta membludak dan banyak tokoh masyarakat yang hadir. Sambutan warga benar-benar membuat kami terharu,” ungkap anggota DPRD dua periode itu.
Terpisah, Anggota DPRD Kota Padang, Ja’far, juga menggelar reses pada Minggu (04/01/2026) di TK Aisyiyah XX Bustanul Athfal, Lolong Karan, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji.
“Reses merupakan agenda penting bagi anggota DPRD Kota Padang untuk mendengarkan langsung suara masyarakat di daerah pemilihannya,” kata Ja’far.
Kegiatan reses berlangsung dengan lancar, hangat, dan penuh suasana kekeluargaan. Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dicatat untuk kemudian disusun dalam laporan reses dan dibahas lebih lanjut di DPRD Kota Padang.
Selain itu, reses Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH., di Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, berlangsung Minggu (04/01/2026).
Reses tersebut dihadiri Camat Nanggalo Amrizal Rengganis, Lurah Lapai Ardianus Y, LPM, Tokoh Masyarakat, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, RT/RW se Kampung Lapai dan Ketua PMI Kota Zulhardi Z Latif beserta para relawan dan KSR PMI.
Camat Nanggalo Amrizal Rengganis mengatakan, reses ini momen warga untuk menyampaikan unek-uneknya. Sampaikan apa yang terasa, selagi ada Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH., disini.
“Jika ada persoalan administrasi baik di kantor Camat, kantor Lurah segera laporkan ke saya. Bagi yang sakit dalam keadaan darurat tidak ada kata untuk tidak dapat berobat. Jika ada halangan dan kendala, segera laporkan ke kami,” tegas Rengga.
Dalam kesempatan tersebut, Mastilizal Aye, SH., langsung merespon usulan warga. Ia juga menyampaikan duka yang mendalam atas musibah bencana banjir bandang dan longsor melanda kota Padang, khususnya Nanggalo-Kampung Lapai.
“Namun, kita tidak bisa terlena dan larut dalam lamunan. Saatnya tahun 2026 ini kita bangkit bersama, kita lalui secara bersama, bersama kita bangkit, bersatu kita kuat,” ujarnya sembari memberi semangat.
Dikatakan Aye, reses ini salah satu tujuannya untuk bertemu dan menjemput langsung usulan, masukan dari warga untuk kelanjutan pembangunan.
“Apalagi saat ini situasi dalam bencana, inilah saatnya bapak/ibu bisa mengusulkan langsung ke kami. Bagi usulannya yang bisa terjangkau atau sifatnya urgent dan darurat bisa langsung kami eksekusi. Namun, jika anggarannya besar melalui proposal,” jelas Aye.
Sedangkan Osman Ayub melakukan reses masa sidang II tahun 2026 berlangsung di Banang Cafe yang beralamat di Siteba.
Dalam kesempatan tersebut, Osman Ayub menekankan warga yang terdampak bencana pada saat ini meminta bantuan atas rumah yang hanyut akibat banjir bandang yang terjadi sejak November 2025.
“Pada saat ini kita berupaya untuk merelokasi warga yang berada di daerah rawan bencana. Oleh karena itu, Pemko Padang berupaya menghadirkan rumah layak huni bagi korban bencana,” ungkapnya.
Lebih lanjut lagi, Osman Ayub meminta kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V untuk melakukan pengangkatan sedimen pasir dan lumpur akibat banjir bandang yang telah terjadi.
“Pada saat ini, sedimen pasir dan lumpur yang ada di sungai mempunyai ketinggian 2 sampai 3 meter. Oleh karena itu, kami DPRD Padang meminta BWS Sumatera V melakukan pengangkatan sedimen pasir dan lumpur tersebut. Hal ini bertujuan agar mencegah banjir ketika hujan terjadi,” tutupnya. (edg)





