Suasana Sejuk dan Damai di Agam, Bupati dan Wali Nagari Panampuang Bertemu dan Saling Merangkul

Suasana adem dan damai mewarnai Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, setelah pertemuan penuh kekeluargaan antara Bupati Agam Dr. H. Benni Warlis dan Walinagari Panampuang, Etriwarmon. Kedua tokoh ini bertemu dan saling merangkul dalam semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat Agam.(ist)

Agam, Rakyat Sumbar – Suasana adem dan damai mewarnai Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, setelah pertemuan penuh kekeluargaan antara Bupati Agam Dr. H. Benni Warlis dan Walinagari Panampuang, Etriwarmon. Kedua tokoh ini bertemu dan saling merangkul dalam semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat Agam.

Ketua Forum Wartawan Nagari (FORWANA) Sumbar, Zul Arfin, menilai pertemuan tersebut sebagai momen yang sangat menyejukkan sekaligus menjadi contoh kepemimpinan yang bijak di tengah dinamika pemerintahan nagari.

“Ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini simbol kebesaran hati dan kedewasaan dalam membangun komunikasi antara pemimpin daerah dan pemimpin nagari. Kami dari FORWANA Sumbar sangat mengapresiasi langkah Bapak Bupati yang merangkul kembali Walinagari Panampuang, dan begitu pula sebaliknya,” ujar Zul Arfin, Minggu (20/7/2025).

Menurutnya, semangat saling memahami dan menjunjung tinggi etika pemerintahan menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial-politik di tingkat nagari. Apa pun dinamika sebelumnya, lanjut Zul Arfin, telah diselesaikan dengan penuh kearifan lokal dan keteladanan.

Sebelumnya, dalam acara peluncuran cadangan beras pemerintah di Surau Ka’bah Nagari Panampuang pada 18 Juli lalu, sempat terjadi miskomunikasi antara Bupati Agam dan Sekretaris Nagari Panampuang, Syahril Malin Nagari, yang hadir mewakili Walinagari. Namun hal itu kini telah dianggap selesai dan menjadi bahan refleksi bersama agar komunikasi antar unsur pemerintahan makin baik ke depannya.

Walinagari Panampuang, Etriwarmon, menyampaikan bahwa ketidakhadirannya saat itu bukan karena unsur kesengajaan, melainkan karena ia sedang menjalani pelatihan resmi peningkatan kompetensi kepala desa di Padang berdasarkan surat tugas dari camat.

Sikap terbuka Bupati Agam yang kemudian menerima dan merangkul kembali Walinagari Panampuang pun mendapat apresiasi luas dari masyarakat.

FORWANA Sumbar menutup pernyataannya dengan seruan persatuan: “Mari kita kuatkan silaturahmi antar tokoh, antar nagari, antar generasi. Agam butuh keteladanan dari para pemimpinnya, dan hari ini kita sudah melihat contoh itu,” ujar Zul Arfin.(*)