Pariaman, rakyatsumbar.id – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin Pariaman gelar rapat senat terbuka dalam rangka wisuda sarjana angkatan ke XXXV tahun akademik 2026/2027 di Pangeran Hotel Beach, Padang, Kamis (24/09/2026).
Sebanyak 80 wisudawan wisudawati mengikuti prosesi tersebut, diantaranya 47 jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 33 Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Ketua STIT SB Pariaman, Dr Neni Triana, MA dalam sambutannya menyampaikan kepada lulusan bisa menanamkan nilai-nilai Islami serta menjaga nama baik Syekh Burhanuddin disetiap perjuangan dalam mendidik anak generasi Islam.
“Wisuda bukan menjadi akhir perjalanan akademik, melainkan awal bagi lulusan untuk memasuki kehidupan nyata dan mengambil peran di tengah masyarakat,” terang Dr Neni Triana, MA.
Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada orang tua para sarjana yang selalu mendorong, mendampingi, memotivasi anak-anaknya hingga berhasil menjadi sarjana saat ini.
“Sarjana yang lulus wisuda, jangan sampai cepat puas terlebih dahulu, agar melanjutkan magister di kampus STIT SB Pariaman yang telah dibuka pada bulan September 2026 kemarin,” kata Dr Neni Triana MA.
Serta ucapan terimakasih kepada Kopertais atas bimbingan dan arahan hingga berhasil juga mendapatkan beasiswa, KIP dan program bagus lainya di STIT SB Pariaman saat ini.
Dr. Neni Triana, MA optimis dirinya menyebut Insya Allah STIT SB Pariaman akan berjuang semaksimal mungkin dalam memberikan pendidikan terbaik bagi mahasiswa yang sedang menuntut ilmu.
“STIT SB Pariaman adalah garda terdepan dalam mencetak guru pendidikan agama Islam di Pariaman, insya Allah akan menjadi tenaga handal di setiap sekolah maupun Instasi pemerintah,” ujar Dr. Neni Triana, MA.
Tidak kalah penting, saat ini tantangan hari ini begitu berat, akan menambahkan 2 prodi di STIT SB Pariaman, untuk alih status menjadi Institut.
“Adapun pretasi yang telah diraih yakni kerja sama dengan kampus Internasional tetap dijalin, dulu akreditasi hanya C, hari ini STIT SB Pariaman telah menjadi baik sekali. Namun, target kita menjadi akreditasi unggul,” kata Dr Neni Triana, MA lagi.
Ketua STIT SB Pariaman ini kembali menerangkan, sejak tahun 2022 hingga 2026, alhamdulilah STIT SB Pariaman telah berhasil mengantarkan mahasiswanya untuk ppl di Malaysia dan program ini tetap berlanjut hingga sekarang.
“Hari ini kita menerima gelar, besok kita membuktikan nilai. Dan sepanjang hidup kita, kita senantiasa memberikan kemanfaatan,” harap Dr Neni Triana, MA yang disambut tepuk tangan para undangan yang hadir.
Sekretaris Kopertais, Muhammad Fadli dalam sambutannya menyebutkan, pembangunan tidak dimulai dari beton, jalan. Melainkan, pembangunan itu dimulai dari manusia itu sendiri.
Nah, peluang ini tampaknya di mamfaatkan oleh STIT SB Pariaman dalam mencetak generasi Islami. Kata Muhammad Fadli dengan nada optimis
Sekretaris Kopertais ini kembali melanjutkan, bahwa selama ini kita hanya berpikir pada IPK, melainkan bagaimana hasil dari kelulusan ini bisa diterima bekerja dan mengabdi di tengah-tengah Instasi pemerintah atau swasta.
“Kopertais yakin, bahwa tidak lama lagi STIT akan menjadi Institut Agama Islam Syek burhanuddin,” sebut Muhammad Fadli yang disambut tepuk tangan meriah oleh hadirin.
Ia menguraikan, STIT SB Pariaman, akan menjadi episentrum Agama Islam di Sumbar, dan Indonesia terkhusus Syekh Burhanuddin yang berdiri megah di Pariaman.
Bupati Padangpariaman, Dr. John Kenedy Azis, SH., MH dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa dunia tidak hanya membutuhkan orang pintar, tetapi membutuhkan manusia yang memiliki ilmu sekaligus integritas.
Lulusan STIT SB Pariaman diharapkan mampu hadir sebagai pribadi yang keberadaannya memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat di Pariaman khususnya.
“Jadilah manusia yang kehadirannya mampu membuat kehidupan bermasyarakat di sekitarnya menjadi lebih baik, lebih bermanfaat, dan lebih bermartabat,” pesannya.
JKA yakin bahwa lulusan STIT SB Pariaman dapat berkontribusi melalui tenaga pendidik guru Islam dan guru di paud serta ada pula alumninya yang berhasil di bidang pemerintahan, politik dan birokrat.
“Insya Allah alumni STIT SB Pariaman kehadirannya mampu membuat kehidupan bermasyarakat di sekitarnya menjadi lebih baik, lebih bermanfaat, dan lebih bermartabat,” terangnya mengakhiri.
Terlihat hadir, Sekretaris Yayasan Ali Imran, Ketua Yayasan Prof Duski Samad, Walikota Pariaman di wakili oleh staf Ahli, sekretaris alumni STIT SB Pariaman Ismael Ali dan BAZNAS Kota Pariaman dan Padangpariaman. (hmi)

