Padangpanjang, rakyatsumbar.id – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial mewarnai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padangpanjang.
Mengusung semangat kemerdekaan sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Rutan Padangpanjang (Rupajang) menggelar kegiatan bakti sosial berupa gotong royong membersihkan Masjid Nurul Furqan, Kelurahan Tanah Pak Lambik, Jumat (7/8).
Berbeda dari peringatan HUT RI pada umumnya, kegiatan ini melibatkan secara langsung sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah memenuhi syarat dan dinyatakan layak mengikuti program reintegrasi sosial setelah melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).
Kehadiran warga binaan di tengah masyarakat menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan juga dimaknai sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, menumbuhkan rasa tanggung jawab, dan kembali memberikan manfaat bagi lingkungan.
Program reintegrasi sosial merupakan salah satu bentuk pembinaan yang bertujuan mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali diterima di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, warga binaan tidak hanya memperoleh pengalaman berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, tetapi juga dilatih untuk menumbuhkan rasa empati, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan pengawalan petugas Rutan, para warga binaan bersama petugas bergotong royong membersihkan area dalam dan luar masjid, menyapu halaman, merapikan lingkungan, serta membersihkan berbagai fasilitas ibadah.
Suasana penuh kebersamaan tampak terjalin selama kegiatan berlangsung, mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang diwariskan oleh para pendiri bangsa.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari masyarakat. Pengurus Masjid Nurul Furqon, tokoh masyarakat, Ketua RT, hingga perangkat Kelurahan Tanah Pak Lambik menyambut baik kehadiran warga binaan dan menilai kegiatan ini menjadi langkah positif dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses pembinaan yang dilaksanakan di lingkungan pemasyarakatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat sekaligus mantan Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Buya Hamidi, Ketua RT, serta perangkat Kelurahan Tanah Pak Lambik.
Dalam kesempatan itu, Buya Hamidi mengapresiasi inovasi pembinaan yang dilakukan Rutan Padang Panjang. Menurutnya, kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya diisi dengan perlombaan dan seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Padangpanjang. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Rutan Padangpanjang yang telah menggagas program yang sangat bermanfaat, baik bagi lingkungan masjid maupun bagi warga binaan. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau masjid-masjid lainnya di Padangpanjang,” sebut Hamidi.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Padangpanjang Novri Abbas, yang memimpin langsung kegiatan tersebut menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus implementasi nyata program reintegrasi sosial.
Menurutnya, makna kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan, tetapi juga sebagai kesempatan bagi setiap warga negara, termasuk warga binaan, untuk memperbaiki diri, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta kembali berkontribusi bagi masyarakat.
“Momentum HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia kami jadikan sebagai pengingat bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan untuk menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi sesama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan juga mampu berkontribusi positif kepada masyarakat. Ke depan kegiatan seperti ini akan terus kami laksanakan secara rutin dengan dukungan seluruh elemen masyarakat agar berjalan aman, tertib dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Novri Abbas.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Rutan Padangpanjang berharap semangat kemerdekaan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri serta menghapus stigma negatif yang masih melekat di masyarakat.
Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata hadirnya pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam rutan, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui aksi sosial yang bermanfaat.
Dengan mengusung semangat Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat, Rutan Kelas IIB Padangpanjang berkomitmen menjadikan peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat nilai gotong royong, kepedulian sosial, serta pengabdian kepada masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa proses pembinaan mampu melahirkan warga binaan yang siap kembali menjadi pribadi yang produktif, bertanggung jawab dan berguna bagi bangsa dan negara. (ned)

