Jakarta, rakyatsumbar.id— Pemerintah Kabupaten Padangpariaman tengah fokus untuk penerapan manajemen talenta ASN sebagai bagian dari sistem pengembangan karier aparatur di daerah.
Hal itu dimaksudkan guna mendorong pembenahan tata kelola aparatur sipil negara (ASN) agar semakin profesional, berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi. Salah satu langkah yang kini dipersiapkan adalah
Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Padangpariaman Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H. (JKA) saat mengikuti Ekspos Manajemen Talenta di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Selasa (22/09/2026).
JKA hadir didampingi Sekretaris Daerah Hendra Aswara, Kepala BKPSDM Indra Utama, Kepala BPKD M. Fadhly serta Plt. Inspektur Hendri Satria.
Kehadiran rombongan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman mendapat sambutan dari jajaran BKN. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Kepala BKN bersama jajaran memaparkan konsep, mekanisme, serta arah penerapan manajemen talenta dalam pengelolaan ASN.
Seperti diketahui, manajemen talenta merupakan pendekatan strategis dalam pengelolaan ASN melalui proses identifikasi, pemetaan, pengembangan, dan penempatan pegawai berdasarkan kompetensi, kinerja, potensi, serta kebutuhan organisasi.
Melalui pendekatan tersebut, pengembangan karier ASN diarahkan tidak hanya berdasarkan masa kerja maupun pertimbangan administratif, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan dan potensi masing-masing aparatur.
Dengan demikian, pemerintah memiliki dasar yang lebih kuat dalam menyiapkan kader, mengembangkan kompetensi, sekaligus menempatkan ASN sesuai kebutuhan organisasi.
JKA menyambut baik penerapan manajemen talenta tersebut. Menurutnya, sistem ini sejalan dengan kebutuhan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman dalam membangun birokrasi yang profesional, objektif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita menyambut baik manajemen talenta ini. Kita akan pelajari dan mencoba menerapkannya di Kabupaten Padang Pariaman, sehingga pengelolaan ASN kita semakin berbasis kompetensi, kinerja dan potensi yang dimiliki masing-masing aparatur,” ujar JKA.
Menurutnya, kualitas pemerintahan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan roda pemerintahan. Karena itu, potensi dan kompetensi ASN harus dikelola secara sistematis agar dapat memberikan kontribusi maksimal bagi organisasi dan masyarakat.
“Kita ingin ASN Padangpariaman benar-benar ditempatkan sesuai kemampuan dan bidang keahliannya. Kalau orang yang tepat berada pada posisi yang tepat, tentu kinerja organisasi juga akan semakin baik,” lanjutnya.
JKA juga menilai manajemen talenta dapat menjadi instrumen penting dalam menyiapkan ASN yang memiliki kapasitas untuk mengisi posisi-posisi strategis di lingkungan pemerintahan.
Dengan pemetaan talenta yang baik, pemerintah dapat mengetahui ASN yang memiliki kompetensi dan potensi untuk dikembangkan, sekaligus menyiapkan pola pengembangan karier yang lebih terarah.
BKN Apresiasi Komitmen Bupati
Usai kegiatan ekspos, Bupati JKA bersama rombongan melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh.
Dalam pertemuan tersebut, Zudan mengapresiasi komitmen Bupati JKA yang secara langsung mendorong dan mendukung penerapan manajemen talenta di Kabupaten Padangpariaman.
Menurut Zudan, manajemen talenta merupakan bagian penting dalam membangun sistem karier ASN yang memberikan kesempatan secara lebih terbuka dan adil kepada setiap aparatur untuk berkembang dan mengikuti pengisian jabatan sesuai kompetensi yang dimiliki.
Dengan sistem tersebut, ASN memiliki ruang yang lebih jelas untuk mengembangkan karier berdasarkan kompetensi, potensi dan kinerja yang terukur.
Pertemuan dengan Kepala BKN sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk memperkuat koordinasi dan menggali lebih jauh berbagai aspek yang diperlukan dalam penerapan manajemen talenta di daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Padangpariaman Hendra Aswara mengatakan, hasil pertemuan Bupati JKA dengan Kepala BKN akan segera ditindaklanjuti di daerah.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman akan menggelar sosialisasi manajemen talenta pada Senin, 28 September 2026, sebagai langkah awal untuk menyamakan persepsi seluruh pihak terkait penerapannya dalam sistem manajemen ASN di daerah.
“Kita akan tindak lanjuti pertemuan Bupati dengan Kepala BKN ini dengan mengadakan sosialisasi manajemen talenta pada hari Senin, 28 September. Kita ingin menyamakan persepsi terkait kemudahan penerapan manajemen ASN, khususnya dalam membangun sistem karier di Padangpariaman,” ujar Hendra.
Ia juga menegaskan, penerapan manajemen talenta diarahkan untuk membangun sistem karier ASN yang lebih objektif dengan mengedepankan kompetensi dan kinerja.
“Jadi, tidak ada lagi istilah pegawai titipan. Kita mengedepankan kompetensi dan kinerja ASN,” tegasnya.
Hendra menambahkan, penerapan manajemen talenta membutuhkan kesiapan sistem, data, serta komitmen seluruh perangkat daerah. Karena itu, sosialisasi dan penyamaan persepsi menjadi tahapan penting sebelum sistem tersebut diterapkan secara lebih luas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Padangpariaman membangun birokrasi yang profesional, adaptif, berbasis kinerja, serta memberikan ruang yang sama bagi ASN untuk berkembang sesuai kompetensi dan potensinya. (ris)

