Padangpariaman, rakyatsumbar.id – Wujud kepedulian dan respons cepat terhadap bencana yang melanda Kabupaten Padangpariaman, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pariaman dirikan posko terpadu dan dapur umum untuk membantu meringankan beban para korban.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya tanggap darurat yang dikoordinasikan oleh Muhammadiyah Padangpariaman, dengan fokus utama pada pelayanan kesehatan dan penyediaan makanan bagi masyarakat yang terdampak.
Sekretaris Muhammadiyah Padangpariaman Erik Estrada memaparkan, sejak tanggal 26 November 2025, tim relawan telah bekerja tanpa henti untuk memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi.
“Dalam situasi darurat seperti ini, kecepatan dan efektivitas respons sangatlah penting. Kami berupaya seoptimal mungkin untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan bantuan yang mereka butuhkan,” ujarnya.
Mantan Anggota KPU Padangpariaman ini kembali menjelaskan, selain penyediaan makanan, Muhammadiyah juga memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi para korban bencana.
Erik menguraikan, tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat relawan terus siaga memberikan pemeriksaan dan pengobatan bagi warga yang membutuhkan.
“Pelayanan ini sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit dan memastikan kesehatan para korban tetap terjaga,” terangnya.
Tidak hanya fokus pada tanggap darurat, Muhammadiyah Padangpariaman juga telah merencanakan serangkaian kegiatan pasca-bencana yang melanda disejumlah titik.
Ia menjelaskan, pihaknya akan bekerja sama dengan organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah untuk melakukan pembersihan rumah-rumah warga yang terdampak.
“Kami juga akan melakukan asesmen mendalam untuk mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan spesifik masyarakat pasca-bencana. Berdasarkan asesmen tersebut, kami akan merancang program-program pemulihan yang tepat sasaran, seperti trauma healing dan bantuan lainnya,” jelas Erik.
Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang solid antara berbagai pihak. Muhammadiyah Padangpariaman, Aisyiyah Padang Pariaman, MDMC Padangpariaman, MDMC Sumatera Barat, Lazismu, serta organisasi otonom Muhammadiyah lainnya telah bekerja sama bahu-membahu untuk memberikan bantuan yang terbaik bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan kerja sama dari semua pihak. Dengan semangat kebersamaan, kami yakin dapat membantu masyarakat Padang Pariaman bangkit kembali pasca-bencana,” kata Erik Estrada.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, Muhammadiyah terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang membutuhkan terutama warga yang menjadi korban bencana di Padangpariaman kususnya.
Salah satu fokus utama dari kegiatan ini adalah operasional dapur umum. Selama empat hari, dari tanggal 26 hingga 29 November 2025, dapur umum Muhammadiyah telah berhasil menyediakan dan mendistribusikan sebanyak 1.855 bungkus makanan.
Mudahan-mudahan, bantuan ini sangat berarti bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal dan kesulitan mengakses makanan.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Muhammadiyah. Makanan ini sangat membantu kami melewati masa-masa sulit ini,” ujar Muskoto (46) seorang warga penerima bantuan. (hmi)

