Padang, rakyatsumbar.id—Berawal dari sebuah surau, bernama Surau Lubuk Sirabaah. Berdiri sejak tahun 1960-an. Pada tahun 1980-an dikembangkan menjadi masjid. Direkonstruksi secara total di tahun 2020 hingga 2025.
“Seluruh proses pembangunan menghabiskan anggaran sekitar empat setengah miliar,” kata Asril Kalis, Ketua Pengurus Masjid Muttaqin Kampung Lapai.
Dia menyebutkan, dana pembangunan tersebut murni bersumber dari swadaya masyarakat dan para donatur. Secara khusus, pihak pengurus menyampaikan terima kasih mendalam kepada Ibu Misna Nazar, selaku donatur utama yang berkontribusi sebesar Rp3,3 miliar dalam pembangunan ulang masjid ini.
Masjid dengan wajah baru, sangat megah dan dilengkapi berbagai fasilitas, “insya allah, kami siap mendukung sepenuhnya program Pemko Padang dalam mencetak generasi muda kota Padang yang agamis, cerdas, dan berkarakter,” kata Asril Kalis.
Pembangunan tersebut sangat diapresiasi Walikota Padang Fadly Amran, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Barat Ganefri, Ulama dan Tokoh Masyarakat Sumatera Barat Duski Samad, serta dihadari donatur pengurus masjid, dan elemen masyarakat Kampung Lapai.
Masjid tersebut berlokasi di Kampung Lapai di Jalan Tanjung Indah No. 25, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, penekanan sirine serta penandatanganan prasasti sebagai simbol rampungnya pembangunan ulang masjid yang kini hadir dengan wajah baru dan lebih megah.
Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas selesainya revitalisasi Masjid Muttaqin, sebagai wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam membangun sarana ibadah.
Menurutnya, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan keagamaan sekaligus penguat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Masjid memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan beragama sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Semoga Masjid Muttaqin yang telah direvitalisasi ini dapat menjadi pusat syiar Islam dan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat,” ujar Fadly Amran.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Padang terus memperkuat fungsi masjid melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau agar masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, pembinaan umat, dan pengembangan karakter generasi muda berbasis teknologi.
“Melalui Smart Surau, kami mendorong masjid tidak hanya aktif sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pembinaan umat, dan penguatan karakter masyarakat, khususnya generasi muda. Kami berharap Masjid Muttaqin Kampung Lapai dapat mengimplementasikan berbagai program Smart Surau, seperti Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, pendidikan MDTA/MDTW, serta penyediaan ruang belajar digital dan akses WiFi gratis,” katanya.
Fadly juga mengapresiasi dedikasi pengurus, jamaah, dan para donatur yang telah mewujudkan pembangunan kembali Masjid Muttaqin. Ia meyakini keberadaan masjid tersebut akan semakin memperkuat syiar Islam, menjadi pusat pembinaan umat, serta mendukung pelaksanaan berbagai program Smart Surau.
“Mari kita ramaikan masjid dengan kegiatan ibadah, pendidikan, dan berbagai aktivitas positif lainnya, sehingga benar-benar menjadi pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat,” ajaknya. (rel)

