Site icon rakyatsumbar.id

Mardiansyah, S.Kom Serahkan Bantuan Sembako untuk Warga

Ketua DPD PAN Kota Padangpanjang Mardiansyah, S.Kom saat menyerahkan bantuan Sembako kepada Posko Pengungsian, Sabtu (29/11/2025).

Ketua DPD PAN Kota Padangpanjang Mardiansyah, S.Kom saat menyerahkan bantuan Sembako kepada Posko Pengungsian, Sabtu (29/11/2025).

Padangpanjang, rakyatsumbar.id–Bentuk kepedulian DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Padangpanjang terhadap korban bencana di kota berjuluk Serambi Mekah itu, dengan menyalurkan bantuan sembako ke posko pengungsian dan sejumlah warga di Kecamatan Padangpanjang Timur, Sabtu (29/11/2025).

Ketua DPD PAN Kota Padangpanjang Mardiansyah, S.Kom menyebutkan, bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bentuk kepedulian dari DPD PAN Kota Padangpanjang terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Bantuan yang kita salurkan terdiri dari beras, telur dan beras yang diantarkan langsung ke posko pengungsian masyarakat,” kata Mardiasnyah yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Padangpanjang itu.

Disampaikannya, selain menyalurkan bantuan, pihaknya juga mencoba mencarikan solusi terhadap permasalahan yang dialami masyarakat. Apalagi, di saat bencana, tidak hanya warga yang terdampak langsung, tetapi juga mempengaruhi perekonomian masyarakat.

“Seperti kita ketahui, selama bencana Hidrometeoroligi. Banyak masyarakat yang tidak bisa beraktivitas, belum lagi lahan pertanian yang terdampak bencana,” urainya.

Sebelumnya, Sebanyak 1.043 warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Padangpanjang telah diungsikan ke sembilan lokasi pengungsian yang disiapkan Pemerintah Kota Padangpanjang.

Dari total tersebut, 404 orang berada di GOR Bancalaweh, 31 orang di Masjid Manarul Ilmi Islamic Centre, 31 orang di SDN 13 PPT, 221 orang di SDN 11 PPT, 37 orang di Masjid Nurul Furqon Tanah Pak Lambik, 25 orang di Mushala Nur Sa’adah Guguk Malintang. Serta sejumlah warga lainnya ditampung di Kantor Lurah Silaing Bawah, Kantor Lurah Pasar Usang, dan SDN 10 PPB.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setdako, Ade Nafrita Anas menyampaikan kepada Kominfo, jumlah pengungsi masih terus bertambah. Selain adanya evakuasi di kawasan Jembatan Kembar, beberapa lokasi lain juga menunjukkan potensi longsor sehingga warga harus diamankan ke tempat lebih aman.

“Hingga kini kita memiliki sembilan lokasi pengungsian. Kita terus memantau dan memfasilitasi kebutuhan para pengungsi. Untuk kebutuhan dasar, alhamdulillah masih tercukupi,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan seperti pakaian, makanan, selimut, kasur, karpet, dan kebutuhan lainnya untuk langsung mendatangi lokasi pengungsian.

“Alhamdulillah, di dapur umum kita juga menerima bantuan dari SPPG Bukit Surungan Yayasan Maju Terus Jaya berupa 200 paket makanan berisi roti, susu, kacang garuda, dan buah-buahan (pisang/salak). Selain itu, ada pula berbagai bantuan lain dari pihak-pihak yang turut peduli,” tambahnya. (ned)

Exit mobile version