PADANG, RAKYAT SUMBAR – Setelah delapan tahun vakum, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 akhirnya kembali digelar. Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dijadwalkan membuka ajang olahraga terbesar di Ranah Minang itu di halaman Istana Gubernur Sumbar, Jumat (2/10/2026) malam.
Pembukaan Porprov XVI mengusung tema “Sumbar Hebat, Olahraga Juara!”. Sebanyak 19 kontingen kabupaten/kota akan ambil bagian dalam pesta olahraga yang menjadi ajang adu prestasi sekaligus pembuktian pembinaan atlet di daerah masing-masing.
Berdasarkan undangan resmi Nomor 047/U/K-SB/PB.PORPROV/IX/2026 yang ditandatangani Ketua PB Porprov XVI Sumbar, Editiawarman, bersama Sekretaris Zulfadhli Muchtar, seremoni pembukaan akan diisi defile kontingen, pengibaran bendera Porprov, serta penyalaan api Porprov.
Rangkaian acara juga mencakup penyerahan piala bergilir dari juara umum Porprov sebelumnya kepada KONI Sumbar, serta sejumlah pertunjukan lainnya. Maskot harimau berpeci khas Minangkabau yang membawa obor turut menjadi bagian dari kemeriahan pembukaan.
Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, memastikan persiapan penyelenggaraan secara umum telah dilakukan. Mulai dari kesiapan pertandingan, kontingen, perlengkapan hingga seremoni pembukaan.
“Secara umum kita sudah siap untuk pembukaan besok malam. Satu tahapan jelang pembukaan telah dilalui, yakni kirab api Porprov dari Nagari Pariangan. Kemudian Padang Pariaman, dan saat ini api Porprov sudah di Padang,” ujar Hamdanus kepada awak media, didampingi Ketua PB Porprov Editiawarman dan Wakil Ketua Umum PB Porprov Dolla Indra.
Hamdanus menambahkan, distribusi berbagai kebutuhan pertandingan juga terus dilakukan menjelang pembukaan. Panitia memastikan kebutuhan cabang olahraga didistribusikan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kompetisi.
Berdasarkan data pendaftaran melalui aplikasi Sirimau KONI Sumbar, Porprov XVI diikuti 19 kontingen dengan 53 cabang olahraga (cabor). Tercatat sebanyak 8.794 atlet telah terdaftar, dengan 22.670 pendaftaran nomor pertandingan dan 8.072 nomor yang diikuti. Selain itu, terdapat 2.255 ofisial yang terlibat.
Besarnya jumlah atlet dan nomor pertandingan menjadi gambaran padatnya persaingan yang akan berlangsung di berbagai arena. Setiap kontingen membawa target medali sekaligus mempertaruhkan hasil pembinaan olahraga di daerah masing-masing.
Hamdanus berharap persiapan panjang yang telah dilakukan mampu menghasilkan penyelenggaraan berkualitas dan menjadi momentum kebangkitan prestasi olahraga Sumbar.
“Walaupun kita sudah lama tidak melaksanakan ini, mudah-mudahan dengan lamanya kita mempersiapkan, menjadi persiapan yang berkualitas,” katanya.
Porprov XVI 2026 juga mencatat sejarah bagi Kabupaten Kepulauan Mentawai. Untuk pertama kalinya, daerah berjuluk Bumi Sikerei itu menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga.
Menurut Hamdanus, antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Porprov di Mentawai mulai terlihat dari meningkatnya mobilisasi penumpang di pelabuhan penyeberangan menuju kepulauan tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi itu, katanya, menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk menyaksikan langsung pertandingan olahraga tingkat Sumbar.
Porprov XVI bukan sekadar ajang perebutan medali. Setelah delapan tahun menanti, penyelenggaraan ini menjadi ujian bagi pembinaan atlet, tata kelola kompetisi, serta komitmen seluruh pihak dalam membangun prestasi olahraga Sumatera Barat. (*)

