PADANG, Rakyat Sumbat – Mutasi besar kembali bergulir di tubuh Polri. Kapolri Listyo Sigit Prabowo merotasi sembilan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di Indonesia. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pergantian pimpinan di Polda Sumatera Barat.
Jabatan Kapolda Sumbar kini resmi dipercayakan kepada Djati Wiyoto Abadhy yang menggantikan Gatot Tri Suryanta.
Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026 yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri, Irjen Anwar.
Nama Irjen Djati bukan sosok asing di lingkungan Polri. Perwira tinggi jebolan Akpol 1991 itu dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang intelijen dan keamanan. Sebelum dipercaya memimpin Polda Sumbar, Djati menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara sejak Agustus 2025.
Kariernya terbilang lengkap. Ia pernah menduduki posisi strategis sebagai Wakapolda Metro Jaya, Wakapolda Kalimantan Timur, hingga Dirintelkam Polda Jawa Tengah dan Polda Riau.
Lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 3 Agustus 1969, Djati dikenal sebagai figur dengan karakter tenang namun kuat dalam pemetaan situasi keamanan. Pengalamannya di bidang intelijen disebut menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Saat menjabat Dirintelkam Polda Jawa Tengah pada 2020–2021, Djati ikut berperan dalam pengamanan Pilkada Serentak dan penanganan pandemi COVID-19. Sementara ketika bertugas di Riau, ia terlibat dalam pemetaan konflik lahan dan antisipasi kebakaran hutan serta lahan (karhutla).
Kemudian saat menjadi Wakapolda Metro Jaya, Djati turut membawahi pengamanan Pemilu 2024, arus mudik, hingga berbagai persoalan keamanan di ibu kota.
Di Sumbar, kehadiran Djati Wiyoto diharapkan mampu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, terutama menghadapi dinamika sosial, politik dan agenda nasional yang akan datang.
Selain Sumbar, Kapolri juga merotasi sejumlah Kapolda lain. Irjen Pipit Rismanto dipercaya menjabat Kapolda Jawa Barat, Brigjen Agus Wijayanto menjadi Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar sebagai Kapolda Kalimantan Barat, serta Brigjen Arif Budiman dipercaya memimpin Polda Maluku Utara.
Rotasi juga terjadi di NTB, Bengkulu, Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan institusi Polri di daerah.(*)

