PADANG, Rakyat Sumbar— Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Hamdanus, menegaskan komitmen KONI Sumbar untuk mendukung dan menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026, sejalan dengan hasil Rapat Koordinasi Kepala Daerah Terbatas yang digelar pada Rabu (26/1/2026).
Hamdanus menjelaskan, secara kelembagaan KONI Sumbar sejak awal berjalan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Porprov yang diterbitkan Gubernur Sumatera Barat sebagai dasar hukum penyelenggaraan. Namun demikian, ketika dalam forum resmi para kepala daerah telah lahir kesepakatan dan komitmen bersama, maka KONI Sumbar tetap menempatkan diri sebagai bagian dari keputusan kolektif tersebut.
“Prinsip KONI jelas, kami bekerja berdasarkan SK Gubernur. Tetapi ketika melalui musyawarah para kepala daerah telah disepakati bersama arah dan kebijakan Porprov, maka KONI Sumbar dengan penuh tanggung jawab akan tunduk dan menjalankan keputusan itu,” ujar Hamdanus.
Dalam Rakor tersebut, seluruh pihak sepakat dan berkomitmen untuk melaksanakan Porprov Sumbar XVI Tahun 2026, dengan Kota Padang sebagai pusat penyelenggaraan, didukung beberapa kabupaten/kota sebagai tuan rumah bersama. Porprov dijadwalkan akan dimulai pada 2 Oktober 2026, dengan dukungan penganggaran dari pemerintah kabupaten/kota.
Selain itu, disepakati pula bahwa atlet peserta Porprov adalah atlet yang berdomisili di daerah masing-masing kota dan Kabupaten, minimal dua tahun sebelum pelaksanaan.
Hamdanus menilai, kesepakatan ini merupakan bentuk kebersamaan dan kedewasaan dalam membangun olahraga Sumatera Barat.
Ia menyebut, sikap KONI Sumbar sejalan dengan keteladanan para sahabat Rasulullah SAW, yang selalu mengedepankan musyawarah, ketaatan pada keputusan bersama, serta kepentingan yang lebih besar di atas ego pribadi atau kelompok.
“Kita belajar dari sahabat Rasulullah, seperti Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Meski memiliki pandangan dan pertimbangan masing-masing, ketika keputusan telah diambil melalui musyawarah, mereka taat dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab. Nilai itulah yang kami pegang,” katanya.
Untuk memudahkan pemahaman publik, Hamdanus mengibaratkan dinamika tersebut seperti seorang anak yang bercita-cita kuliah ke luar negeri. Sang anak telah berusaha keras, bahkan telah diterima di universitas impiannya dan awalnya mendapat restu orang tua. Namun seiring waktu dan berbagai pertimbangan, orang tua kemudian mengarahkan sang anak untuk melanjutkan kuliah di Universitas di pulau Jawa demi kemaslahatan yang lebih luas.
“Sebagai anak yang berbakti dan menghormati orang tua, tentu ada perasaan dan harapan yang harus disesuaikan. Namun ia memahami bahwa keputusan orang tua lahir dari cinta dan tanggung jawab. Maka dengan lapang dada, ia mengikuti arahan tersebut,” tutur Hamdanus.
Menurutnya, analogi itu mencerminkan sikap KONI Sumbar hari ini. Bukan soal siapa yang paling benar, tetapi bagaimana keputusan bersama dijalankan dengan niat baik dan komitmen kuat, demi tujuan yang lebih besar.
Hamdanus menambahkan, kesepakatan hasil Rakor Kepala Daerah Terbatas tersebut akan menjadi landasan penting pelaksanaan Porprov XVI 2026, dan akan ditindaklanjuti melalui pertemuan-pertemuan teknis bersama seluruh pemangku kepentingan.
“KONI Sumbar siap bersinergi, siap bekerja, dan siap mengawal keputusan ini. Target kita satu: Porprov XVI 2026 berjalan sukses, bermartabat, dan melahirkan prestasi terbaik untuk olahraga Sumatera Barat,” pungkasnya.(*)

