Site icon rakyatsumbar.id

Diikuti 4.228 Peserta, UTBK-SNBT Tahun 2026 di ISI Padangpanjang Berjalan Lancar

Rektor ISI Padangpanjang Dr. Febri Yulika didampingi jajaran Wakil Rektor dan Kepala Biro Akademik saat pelaksanaan Press Conference UTBK-SNBT Tahun 2026 di ISI padangpanjang, Kamis (30/04/2026).

Rektor ISI Padangpanjang Dr. Febri Yulika didampingi jajaran Wakil Rektor dan Kepala Biro Akademik saat pelaksanaan Press Conference UTBK-SNBT Tahun 2026 di ISI padangpanjang, Kamis (30/04/2026).

Padangpanjang, rakyatsumbar.id–Sebagai penyelenggaran Ujian Tertulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) Tahun 2026, Institut Seni Indonesia (ISI) Padanpanjang, sukses melaksanakan kegiatan yang dimulai sejak 21 hingga 30 April 2026.

Rektor ISI Padangpanjang Dr. Febri Yulika didampingi Ketua Penyelenggara UTBK-SNBT yang juga Wakil Rektor I Pror. Rostinawati, Wakil Rektor II Dr. Iswandi, Wakil Rektor III Dr. Susasrita Laura Vianti, Kepala Biro Akademik Arben Sani dan jajaran panitia pelaksana menyampaikan, untuk pelaksanaan UTBK-SNBT Tahun 2026, ISI Padangpanjang kembali dipercaya sebagai penyelengara bersama Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Andalas (Unand) di kawasan Sumatera Barat.

“Ini yang kesepuluh kalinya ISI Padangpanjang menjadi tuan rumah UTBK-SNBT. Untuk tahun ini, jumlah pesertanya 4.228 orang dan tertinggi dalam sejarah pelaksanaan UTBK-SNBT di ISI Padangpanjang,” kata Febri Yulika, dalam konfrensi pers yang dilaksanakan Kamis (30/04/2026).

Dikatakan Rektor, selama pelaksanaan UTBK-SNBT tidak ditemukan kendala dalam pelaksanaan maupun kendala peralatan ujian. Dimana, ISI Padangpanjang menyiapkan 10 ruangan labor dengan jumlah komputer 220 unit.

“Setiap ruangan, ada 10 komputer untuk peserta, satu unit pengawas dan satu unit komputer cadangan, jika ditemukan kendala peralatan selama pelaksanaan ujian,” kata Febri Yulika.

Disampaikannya, khusus untuk peralatan dan panitia penyelenggara, pihaknya jauh hari telah menyiapkan juknis pelaksanaan dan coaching terhadap pengawas dan teknisi, sehingga target zero insident bisa diwujudkan.

“Alhamdulilah, tidak ada kendala selama pelaksanaan ujian, mulai dari kendala peralatan ujian maupun maupun listrik yang bisa menganggu jalannya UTBK-SNBT ini,” lanjutnya.

Rektor juga menyampaikan, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan UTBK-SNBT, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan Pemko Padangpanjang berupa bantuan mobil toilet, pihak kepolisian untuk pemeriksaan keamanan peserta ujian maupun dengan pihak PLN area Padangpanjang, untuk mencegah pemadaman listrik selama pelaksanaan ujian.

“Kita juga menyediakan petugas medis dan ambulan dari Puskesmas Kebun Sikolos, jika ditemukan peserta ujian yang mengalami gangguan kesehatan selama pelaksanaan ujian,” ucapnya.

Khusus untuk orang tua dan wali yang mendampingi peserta ujian maupun peserta yang telah menyelesaikan ujian, ISI Padangpanjang juga menyediakan wifi gratis dan tempat duduk di seluruh lokasi ujian.

“Kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan UTBK-SNBT ini. Semoga, tahun-tahun kedepannya, pelaksanaan UTBK-SNBT di ISI Padangpanjang lebih maksimal lagi,” harapnya.

Perjokian dan Peserta Anomali

Rektor ISI Padangpanjang juga menegaskan, pihaknya tidak ada menemukan tindakan perjokian maupun peserta anomali yan menjadi momok setiap pelaksanaan UTBK-SNBT.

“Awalnya, panitia pusat sempat menyampaikan ada indikasi 6 peserta anomali, tetapi setelah pelaksanaan ujian, satu orang tidak hadir dan 5 orang lainnya tidak ditemukan indikasi peserta anomali,” jelas Febri Yulika.

Untuk perjokian, pihak ISI Padangpanjang menerapkan SOP ketat bagi seluruh peserta ujian, mulai dari pemeriksaan metal detektor hingga monev yang dilaksanakan panitia lokal di setiap lokasi ujian.

“Alhamdulilah, tidak ada ditemukan kasus perjokian, apalagi untuk beberapa progra studi favorit, panitia pusat memberitahukan lokasi ujian H-5 sebelum pelaksanaan ujian,” ucap Rektor. (ned)

Exit mobile version