Padangpanjang, rakyatsumbar.id — Suasana haru menyelimuti keluarga besar Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, saat melepas kepergian salah satu dosen terbaiknya, almarhum Drs. Jufri,M.Sn yang wafat pada usia 64 tahun di Masjid Al Azhar ISI Padangpanjang, Kamis (28/05/2026).
Dalam sambutannya, Rektor ISI Padangpanjang Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas berpulangnya sosok yang dinilai telah mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan demi kemajuan kampus seni tersebut.
“Saudara kita Pak Jufri, 64 tahun, merupakan putra terbaik dan dosen terbaik yang dimiliki oleh Institut Seni Indonesia Padangpanjang. Kepulangan dan kepergian beliau bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga tercinta, tetapi juga kehilangan besar bagi dunia akademik, khususnya ISI Padangpanjang,” ujar Febri Yulika.
Ia menegaskan, selama mengabdi di lingkungan kampus, almarhum dikenal sebagai pribadi baik dan pekerja keras yang mendedikasikan tenaga serta pikirannya demi perkembangan lembaga pendidikan.
“Saya sebagai rektor bersaksi bahwa beliau adalah orang baik, tenaga pendidik yang penuh keikhlasan dalam mengabdikan diri untuk kemajuan lembaga,” katanya.
Atas nama keluarga besar ISI Padangpanjang, Febri Yulika turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga diberi ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan menghadapi cobaan tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh civitas akademika untuk memaafkan segala khilaf dan kekurangan almarhum selama menjalankan tugas dan pengabdiannya di kampus.
“Sebagai manusia biasa, beliau tentu tidak luput dari kekhilafan dan kekurangan. Karena itu saya mengajak kita semua untuk memberikan maaf sebesar-besarnya kepada almarhum,” ucapnya.
Doa pun dipanjatkan untuk almarhum agar mendapatkan ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Ya Allah, ampuni beliau, rahmati beliau, muliakan tempat kembalinya, lapangkan kuburnya, dan tempatkan beliau di tengah-tengah orang-orang yang beriman,” tutur Febri Yulika dalam doa pelepasan.
Mengakhiri sambutannya, Rektor ISI Padangpanjang secara resmi melepas kepergian almarhum dengan penuh haru.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami dari keluarga besar Institut Seni Indonesia Padangpanjang melepas kepergian almarhum. Selamat jalan, semoga engkau mendapatkan surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkasnya. (ned)

