Padang, rakyatsumbar.id — Harga masker di sejumlah toko obat di Kota Padang mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan masyarakat di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. Salah seorang pemilik toko obat, Corry, menyebut permintaan masker saat ini melonjak sekitar 50 persen sehingga harga beberapa jenis masker ikut naik hingga Rp5 ribu per kotak.
“Masker jenis duck atau yang sering disebut masker duckbill, dari harga Rp15 ribu per kotak, sekarang naik menjadi Rp20 ribu. Untuk masker KN94 dari Rp7 ribu isi sepuluh, sekarang naik menjadi Rp10 ribu,” jelas Corry, Senin (07/09/2026).
Kenaikan permintaan tersebut terjadi setelah Pemerintah Kota Padang mewajibkan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan menyusul memburuknya kualitas udara di Kota Padang.
Berdasarkan pemantauan, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kota Padang berada pada kisaran 214 hingga 299 dan masuk kategori sangat tidak sehat. Kondisi itu terutama dipengaruhi meningkatnya konsentrasi PM2.5 atau partikel debu halus yang berasal dari kiriman kabut asap dari provinsi tetangga, ditambah emisi dari aktivitas lokal.
Corry mengatakan, selain masker, penjualan obat-obatan untuk flu dan batuk juga mengalami peningkatan. Menurutnya, permintaan obat tersebut naik sekitar 30 persen dibandingkan sebelum kondisi kabut asap terjadi.
“Lonjakan penjualan juga terjadi di obat flu dan batuk. Pada saat ini naik menjadi 30 persen sebelum kabut asap,” ujarnya.
Pemerintah Kota Padang mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih berada pada kondisi tidak sehat. Imbauan terutama ditujukan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan, asma, maupun penyakit jantung.
Warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan masker yang mampu menyaring partikel PM2.5, seperti masker bedah, N95, KN95, atau KF94. Masyarakat juga diminta lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan untuk mengurangi risiko paparan polusi udara.
Fenomena peningkatan permintaan masker juga terjadi di perdagangan daring. Di sejumlah platform e-commerce, masyarakat dilaporkan mulai memburu masker untuk melindungi diri dari paparan partikel di udara. Kondisi tersebut di sejumlah daerah bahkan memunculkan keluhan warganet terkait kenaikan harga dan pembatalan pesanan secara sepihak oleh penjual. (edg)

