Padang, rakyatsumbar.id — Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan di sejumlah wilayah.
Sebaran abu vulkanik di jalur penerbangan serta gangguan operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menyebabkan sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mengalami pembatalan, Minggu (06/09/2026).
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau mencatat sedikitnya 21 penerbangan terdampak pembatalan pada hari ini.
Pembatalan tersebut meliputi penerbangan sejumlah maskapai, yakni Lion Air, Citilink Indonesia, Pelita Air, Super Air Jet, Garuda Indonesia, Batik Air, dan Susi Air.
Dari Lion Air, penerbangan yang dibatalkan yakni JT 353 rute Padang-Jakarta (CGK), JT 256 rute Jakarta-Padang, serta JT 257 rute Padang-Jakarta.
Sementara itu, Citilink Indonesia membatalkan sejumlah penerbangan, di antaranya QG 952, QG 953, QG 180, QG 181, QG 958, QG 959, QG 954, dan QG 955, yang melayani rute Padang-Jakarta maupun sebaliknya, termasuk rute Padang-Halim Perdanakusuma.
Pelita Air juga membatalkan penerbangan IP 350 rute Jakarta-Padang dan IP 351 rute Padang-Jakarta. Kemudian Super Air Jet membatalkan IU 812 dan IU 813 pada rute Jakarta-Padang dan sebaliknya.
Garuda Indonesia membatalkan GA 148 rute Jakarta-Padang dan GA 149 rute Padang-Jakarta. Batik Air juga membatalkan ID 7109 dan ID 7108 untuk rute yang sama.
Adapun Susi Air membatalkan penerbangan SI 7294 rute MPC-Padang serta SI 200 rute Padang-Pekanbaru.
Abu Vulkani Pengaruhi Penerbangan
Manajemen BIM menyebut pembatalan penerbangan dilakukan sebagai langkah untuk menjaga keselamatan penumpang dan kru pesawat menyusul kondisi abu vulkanik yang memengaruhi jalur penerbangan.
“Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,” ujar General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono, Minggu (06/09/2026).
Dony mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan instansi terkait untuk menangani penumpang yang terdampak pembatalan maupun penundaan penerbangan.
“Manajemen BIM telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait guna memastikan penanganan terhadap penumpang yang mengalami pembatalan dan penundaan penerbangan serta secara rutin melakukan pembaharuan informasi terkait jadwal penerbangan,” katanya.
Pihaknya mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui BIM untuk memantau perkembangan jadwal penerbangan sebelum berangkat ke bandara.
“Bagi masyarakat yang akan bepergian melalui Bandara Internasional Minangkabau diimbau untuk memantau jadwal penerbangannya dan berkoordinasi dengan pihak maskapai guna memastikan jadwal penerbangannya,” kata Dony.
PT Angkasa Pura Indonesia juga menyatakan akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan bandara untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan di tengah dampak erupsi.
Manajemen BIM berharap kondisi erupsi Anak Gunung Krakatau dapat segera teratasi sehingga operasional penerbangan kembali berjalan normal.
Daftar penerbangan yang dibatalkan, Minggu (6/9/2026) adalah, Lion Air: JT 353, JT 256, JT 257. Citilink Indonesia: QG 952, QG 953, QG 180, QG 181, QG 958, QG 959, QG 954, QG 955.
Pelita Air: IP 350, IP 351, Super Air Jet: IU 812, IU 813 Garuda Indonesia: GA 148, GA 149, Batik Air: ID 7109, ID 7108 dan Susi Air: SI 7294, SI 200.
Penumpang disarankan berkoordinasi langsung dengan maskapai masing-masing untuk memperoleh informasi terbaru mengenai perubahan jadwal, penanganan pembatalan, maupun opsi penerbangan berikutnya. (edg)

