Site icon rakyatsumbar.id

Beredar Jelang Penutupan Penjaringan Ketua KONI, Surat Sekda Timbulkan Spekulasi

oplus_32

Agam, rakyatsumbar.id – Beberapa orang wartawan yang tengah berada di sekretariat KONI Agam untuk meliput calon yang akan mengembalikan formulir pendaftaran Calon Ketua KONI Agam, dikejutkan dengan datang nya selembar surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah kabupaten Agam, Mhd Lutfi AR. Surat dengan nomor 400.4.3.3/233/Disparpora -Ag/2026 Dengan perihal Penundaan Proses Pemilihan Bakal Calon Ketua Umum KONI Agam masa bakti 2026-2030.

Kedatangan surat sakti di hari terakhir proses pengembalian formulir pendaftaran calon ketua KONI Agam, Jum’at (10/07/2026), menimbulkan berbagai spekulasi dikalangan wartawan yang tengah berada di sekretariat KONI Agam.

Pasalnya, isi surat itu dengan tegas meminta proses penjaringan dan penyaringan bakal calon ketua KONI Agam ditunda pelaksanaannya. Dalam surat itu juga berbunyi proses pemilihan akan dilanjutkan setelah adanya supervisi dari KONI Provinsi Sumatera Barat. Sementara, tahapan penjaringan dan penyaringan sudah berjalan beberapa hari yang lalu.

Merasa aneh dengan surat sakti yang terkesan mengintervensi TPP tersebut, wartawan yang ada di sekretariat KONI Agam, langsung menghubungi Sekda Agam untuk mendapatkan penjelasan apa maksud terbitnya surat itu, disaat proses sudah berjalan sesuai dengan aturan.
Sekda Agam, melalui saluran telepon mengatakan bahwa ada masukan dari beberapa cabang dan salah satu calon.

“Ada masukan dari beberapa cabang olahraga dan calon.Kita tidak ingin ada persoalan di kemudian hari ” ujarnya.

 

Ketika ditanya apa saja cabang serta siapa calon yang dimaksudnya, Sekda enggan memberitahukan.

Namun anehnya lagi, dalam wawancara itu, Sekda mempersilahkan kalau KONI Agam ingin melanjutkan proses pemilihan .

“Ini cuma ditangguhkan, bukan dihentikan Kalau KONI Agam ingin melanjutkan, silahkan,” ujarnya lagi.

Mengetahui adanya surat minta ditundanya proses pemilihan ketua KONI Agam itu, juga menimbulkan reaksi dari beberapa tokoh olahraga di Agam.

Erwin Tanjung, pelatih Taekwondo Kabupaten Agam, mengaku heran dengan adanya surat tersebut. Penyandang Dan II Kukkiwon itu menduga ada sesuatu di balik munculnya surat itu.

“Saya sudah 35 tahun berkecimpung di dunia olahraga, baru ini menemukan hal seperti ini. Ada apa dibalik munculnya surat dari Sekda ini,” ujar Erwin Tanjung.

Ditambahkan Erwin Tanjung, Kalau olahraga sudah di campur aduk dengan politik, maka tunggu saja kehancuran. Olahraga harus menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

“Ini kan terkesan ada intervensi terhadap KONI. Kenapa tidak dari awal di gugat jika ada yang tidak sesuai dengan aturan. Kenapa setelah pendaftaran di tutup dan hanya satu calon yang mengembalikan formulir pendaftaran” ujarnya dengan nada kesal.

Sampai Ditutup waktu pengembalian formulir pendaftaran calon Ketua KONI Agam, hanya ada satu calon yang mengembalikan formulir pendaftaran, yaitu Incumbent ketua umum KONI Agam, Edi Busti. Edi Busti mengembalikan formulir pendaftaran calon ketua Umum KONI Agam, Jum’at (10/07/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, dengan diantar oleh Pengcab yang memberikan dukungan.

Waktu pengembalian formulir pendaftaran itu, Edi Busti menyerahkan 33 bukti dukungan dari Pengcab yang terdaftar di KONI Agam. Sesuai verifikasi dari Tim Penjaringan dan Penyaringan, jumlah Cabor yang terdaftar di KONI Agam adalah 51 Cabor. (rom)

Exit mobile version