Site icon rakyatsumbar.id

Tim Riset LMIC UNP Teliti Ekowisata Halal Komunitas Muslim Cham Vietnam

Tim Riset Low-Middle Income Country (LMIC), UNP melaksanakan penelitian di Vietnam untuk mengungkap strategi komunitas Muslim Cham dalam mengembangkan ekowisata halal.

Tim Riset Low-Middle Income Country (LMIC), UNP melaksanakan penelitian di Vietnam untuk mengungkap strategi komunitas Muslim Cham dalam mengembangkan ekowisata halal.

Padang, rakyatsumbar.id— Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menunjukkan kiprahnya di panggung internasional. Melalui Tim Riset Low-Middle Income Country (LMIC), UNP melaksanakan penelitian di Vietnam untuk mengungkap strategi komunitas Muslim Cham dalam mengembangkan ekowisata halal. Penelitian ini sekaligus menjadi pintu masuk penguatan jejaring akademik internasional melalui kerja sama dengan sejumlah institusi di Vietnam.

Penelitian yang berlangsung pada 23–27 Juni 2026 tersebut dipimpin oleh Prof. Susi Fitria Dewi, Ph.D., dosen Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Ilmu Sosial UNP. Tim peneliti juga diperkuat oleh Prof. Dr. Siti Fatimah dari Program Studi Pendidikan Sejarah dan Dr. Delmira Syafrini, S.Sos., M.A. dari Program Studi Sosiologi.

Riset internasional ini bermitra dengan Dr. Pham Huynh Thanh Van dari An Giang University dan mendapat pendampingan dari Prof. Ardi dari Universitas Andalas (Unand).

Mengangkat tema “Strategy of the Vietnamese Muslim Community in Promoting Halal Ecotourism in the Cham Village, An Giang Province,” penelitian difokuskan pada strategi masyarakat Muslim Cham di Provinsi An Giang dalam mengembangkan destinasi wisata halal tanpa menghilangkan nilai-nilai Islam yang mereka pegang teguh selama berabad-abad.

Sebelum memulai penelitian lapangan, Tim LMIC UNP melakukan kunjungan resmi ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Ho Chi Minh City dan disambut langsung oleh Konsul Jenderal RI, Carolina Tinangon. Pertemuan tersebut menjadi bentuk koordinasi sekaligus dukungan pemerintah Indonesia terhadap pelaksanaan penelitian para akademisi UNP di Vietnam.

Ketua Tim Riset LMIC UNP, Prof. Susi Fitria Dewi, Ph.D., mengatakan penelitian ini merupakan bagian dari komitmen UNP untuk menghasilkan riset yang mampu menjawab isu-isu global sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional.

“Vietnam kami pilih karena memiliki komunitas Muslim minoritas kampung Champa yang mampu mempertahankan identitas budaya dan nilai-nilai Islam. Kami mempelajari strategi mereka dalam membangun ekowisata halal berbasis komunitas sehingga hasil penelitian ini dapat menjadi referensi ilmiah sekaligus inspirasi bagi pengembangan wisata halal di Indonesia,” ujar Prof. Susi kepada awak media saat dihubungi awak media saat berada di Ho Chi Minh City, Vietnam, Jumat (26/06/2026).

Menurut Prof. Susi, penelitian internasional bukan hanya ditujukan untuk menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, tetapi juga menjadi sarana membangun kolaborasi akademik yang berkelanjutan.

“Melalui Tim Riset LMIC, kami ingin memperkuat posisi UNP dalam jaringan riset internasional. Kami berharap semakin banyak dosen dan mahasiswa UNP yang terlibat dalam penelitian lintas negara sehingga mampu menghasilkan inovasi, publikasi bersama, dan rekomendasi kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, komunitas Muslim Cham di Provinsi An Giang merupakan keturunan Kerajaan Champa yang bermigrasi ke kawasan Delta Sungai Mekong pada pertengahan abad ke-19. Meski menjadi kelompok minoritas, mereka berhasil menjaga identitas budaya sekaligus mengembangkan sektor pariwisata yang ramah bagi wisatawan Muslim.

“Yang menarik dari komunitas muslim an giang, keinginan pengurus untuk mengantarkan pemuda2 champa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negara dengan beasiswa dari donatur muslim seluruh dunia. Melalui imam masjid mereka merekrut pemuda terbaik untuk kuliah S1 dan S2 termasuk di Indonesia jelas Prof. Susi.

Ia menambahkan, konsep wisata halal yang diterapkan masyarakat Cham bukan sekadar menyediakan makanan halal, tetapi juga membangun ekosistem pariwisata yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

“Masyarakat bahkan ada yang memproduksi sosis halal, tidak hanya dijual di wilayah An Giang, sosis halal milik haji Saleh, telah di ekspor ke malaysia, indonesia dan Brunai Darussalam, ungkapnya.

Selain penelitian lapangan, Tim LMIC UNP juga memperkuat kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Islamic Community of An Giang (ICAG). Kesepakatan tersebut mencakup kerja sama di bidang penelitian, pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan jejaring akademik internasional.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan akademik ke Tay Do University di Kota Can Tho. Dalam kesempatan itu, kedua perguruan tinggi menandatangani nota kesepahaman yang membuka peluang kolaborasi penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan seminar internasional, joint publication, hingga pengembangan program akademik yang mendukung internasionalisasi perguruan tinggi.

Selama berada di Vietnam, tim juga mengunjungi War Remnants Museum di Ho Chi Minh City dan kawasan konservasi Tra Su Forest di Provinsi An Giang sebagai bagian dari pengayaan perspektif penelitian mengenai sejarah, lingkungan, dan potensi pengembangan ekowisata.

Keberhasilan Tim Riset LMIC UNP melaksanakan penelitian sekaligus membangun kemitraan strategis dengan berbagai institusi di Vietnam semakin menegaskan komitmen Universitas Negeri Padang dalam memperluas jejaring akademik global. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi internasional, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi dosen dan mahasiswa UNP untuk berkiprah dalam forum akademik dunia.(edg)

Exit mobile version