Pasaman Barat, rakyatsumbar.id — Manager Humas Legal PT Anam Koto, Jimson Tamba, SH mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yang segera membangun Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Hal tersebut diungkapkan Jimson Tamba, saat bersama Bupati Pasaman Barat H. Yulianto dan jajaran OPD meninjau lahan milik Pemerintah Daerah yang akan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Senin (15/06/2026).
Menurutnya, adanya sekolah tersebut sangat berdekatan di lokasi PT. Anam Koto. Ini akan memudahkan anak-anak dalam melanjutkan pendidikan yang berkualitas dan merata tanpa harus menempuh jarak terlalu jauh.
“Siswa juga dapat menghemat waktu tempuh yang singkat dan tidak perlu lagi memakai bus sekolah jauh- jauh untuk berangkat ke sekolah nantinya ” ujar Manager Humas PT Anam Koto Jimson Tamba, Selasa (16/06/2026).
Sambungnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan Kabupaten Pasaman Barat pada pembangunan sekolah nasional terintegrasi tersebut.
“Pihak perusahaan mengapresiasi Pemerintah Pasaman Barat yang berhasil menjadi satu-satunya di Provinsi Sumatra Barat dalam pelaksanaan program pendidikan sekolah nasional terintegrasi yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto,” ucap Jimson Tamba.
Sementara itu, Bupati Pasaman Barat H. Yulianto menyebut, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat telah menyiapkan lahan sekitar 20 hektare yang status kepemilikannya telah bersertifikat sehingga mendukung percepatan realisasi program tersebut.
Lokasi tersebut nantinya akan dibangun jenjang SD, SMP, SMA hingga SMK gratis dengan konsep nonasrama. Sementara untuk sekolah berasrama akan dibangun melalui program Sekolah Rakyat di Jalur 32 untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu
“Ini bagian sambung Bupati Pasaman Barat H. Yulianto dari komitmen pemerintah pusat untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas dan merata bagi seluruh anak Indonesia, termasuk di daerah,” pungkasnya. (bud)

