PADANG, Rakyat Sumbar — Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 resmi memasuki tahapan penting. Terbitnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumbar tentang penyelenggaraan Porprov 2026 menjadi landasan hukum sekaligus sinyal kuat dimulainya kerja-kerja terstruktur menuju ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Wakil Ketua Umum VI KONI Sumbar, Revdi Iwan Syahputra, menyebutkan bahwa terbitnya SK Gubernur merupakan penegasan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung suksesnya Porprov 2026.
“Dengan SK Gubernur ini, seluruh tahapan menjadi jelas dan memiliki kekuatan hukum. Ini sejalan dengan arahan Ketua KONI Sumbar, Bapak Hamdanus, agar seluruh jajaran bergerak cepat, terukur, dan satu komando,” ujar Revdi di Padang, Kamis (1/1).
Menurut Revdi yang biasa dipanggil Ope ini, kesiapan Porprov 2026 telah dipetakan secara matang dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Sumbar akhir Desember 2025 lalu. Forum tersebut menegaskan Porprov bukan sekadar agenda rutin dua tahunan, melainkan instrumen evaluasi menyeluruh pembinaan atlet di kabupaten dan kota.
“Rakerprov menegaskan bahwa Porprov 2026 adalah momentum penting. Ini arahan langsung Ketua KONI Sumbar, agar Porprov menjadi ajang lahirnya atlet-atlet potensial Sumbar ke level nasional,” tegasnya.
Sejalan dengan itu, tahapan persiapan kini mulai menyentuh ruang publik. Revdi mengungkapkan bahwa KONI Sumbar telah memulai sosialisasi Porprov 2026 melalui pemasangan baliho di sejumlah titik strategis.
“Baliho Porprov sudah mulai terpasang di Padang dan Padang Pariaman. Ini bagian dari tahapan sosialisasi awal kepada masyarakat. Ke depan, baliho-baliho ini akan terus menyebar dan merangsek ke seluruh kota dan kabupaten di Sumatera Barat,” jelasnya.
Langkah tersebut, lanjut Revdi, merupakan implementasi arahan Ketua KONI Sumbar Hamdanus agar Porprov 2026 tidak hanya menjadi agenda internal olahraga, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat sebagai pesta olahraga rakyat Sumbar.
“Kita ingin gaung Porprov terasa sejak awal. Masyarakat harus tahu, daerah harus bersiap, dan atlet harus terpacu sejak sekarang,” katanya.
Revdi menambahkan, KONI Sumbar juga mendorong seluruh KONI kabupaten/kota dan cabang olahraga untuk segera menyelaraskan program pembinaan atlet, kesiapan venue, perangkat pertandingan, serta kualitas wasit dan juri sesuai dengan regulasi Porprov 2026.
“SK Gubernur sudah ada, hasil Rakerprov sudah menjadi pedoman. Sekarang saatnya bekerja dengan disiplin dan komitmen. Porprov 2026 harus berlangsung bermartabat, berkualitas, dan berorientasi prestasi,” pungkas Revdi.(*)

