Padangpanjang, rakyatsumbar.id— Satu-satunya kota di Sumatera Barat (Sumbar), Padangpanjang menerima Piagam Penghargaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI sebagai Kota Pangan Aman dengan Level 4 (Baik).
Penghargaan tersebut diserahkan Plt Kepala BBPOM Padang, Elyunaida kepada Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis didampingi Wakil Wali Kota Allex Saputra di Balai Kota, Senin (11/05/2026).
Penghargaan yang ditandatangani Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM RI, Elin Herlina di Jakarta pada 31 Januari 2026 diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan upaya Pemko Padangpanjang mewujudkan keamanan pangan di daerah.
Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan BPOM kepada Kota Padangpanjang.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi agar terus meningkatkan kualitas keamanan pangan, apalagi Padangpanjang dikenal sebagai kota kuliner di Sumatera Barat.
“Terima kasih kepada BPOM atas penghargaan ini. Kita berharap Padangpanjang bisa terus menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi masyarakat maupun pengunjung saat berwisata kuliner disini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan dukungan penuh terhadap program BPOM dalam pengawasan pangan, sehingga masyarakat semakin percaya terhadap produk pangan yang beredar di Padangpanjang.
Sementara itu, Elyunaida mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak terhadap pengawasan dan pembinaan pangan aman di Padangpanjang.
Ia menyebutkan, di Sumatera Barat hanya ada dua daerah yang berhasil meraih capaian Level 4 kategori baik, yakni Kota Padangpanjang dan Kabupaten Sijunjung. Namun, untuk kategori kota, Padangpanjang menjadi satu-satunya yang meraih penghargaan tersebut.
“Prestasi ini sudah sangat bagus dan diharapkan terus meningkat hingga mencapai level unggul. Kami mendorong Padangpanjang bisa naik ke Level 6 atau kategori unggul, bahkan menjadi juara satu di tingkat nasional,” katanya.
Elyunaida menjelaskan, terdapat indikator utama dalam penilaian Kota Pangan Aman, yakni pengawasan pangan olahan, PIRT, pangan segar asal tumbuhan, pangan segar asal hewan, serta sistem pengawasan dan pembinaan keamanan pangan di daerah.
“Padangpanjang sudah masuk Level 4 dengan kategori baik. Harapannya tentu bisa terus meningkat menuju level unggul,” tambahnya.
Turut hadir, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako, I Putu Venda, serta Kepala Dinas Kesehatan Sonya Themiarto dan pejabat terkait lainnya. (ned)

