Pasaman Barat, rakyatsumbar.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat memperkuat kolaborasi dengan Tanoto Foundation untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar, khususnya kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar.
Penguatan kerja sama tersebut diwujudkan melalui Replikasi Program PINTAR 1.0 Tahun 2026 yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, Selasa (03/11/2026).
Dihadiri Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Regional Lead Tanoto Foundation Medi Yusva, serta pemangku kepentingan bidang pendidikan.
“Kita menyambut baik kolaborasi dengan Tanoto Foundation melalui Program PINTAR sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kompetensi guru, serta mendorong kemampuan literasi dan numerasi siswa,” kata Wabup.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan secara menyeluruh sejak usia dini. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan perlu berjalan beriringan dengan upaya penanganan stunting agar anak-anak Pasaman Barat dapat tumbuh sehat sekaligus memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.
“Peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan kerja sama semua pihak. Kompetensi guru, kepemimpinan kepala sekolah, dan kebijakan pendidikan yang tepat harus diperkuat secara bersamaan agar kualitas pembelajaran semakin baik,” ujarnya.
Ihpan menambahkan, investasi di bidang kesehatan dan pendidikan merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Regional Lead Tanoto Foundation Medi Yusva menjelaskan, Program PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran) dirancang melalui pendekatan menyeluruh, mulai dari penguatan kebijakan pemerintah daerah hingga peningkatan kualitas pembelajaran di ruang kelas.
Pada tingkat pemerintah daerah, program ini mendukung penguatan kapasitas dalam perencanaan, penganggaran, dan perumusan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Dengan demikian, kebijakan serta alokasi anggaran pendidikan diharapkan lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan satuan pendidikan.
Di tingkat sekolah, Program PINTAR memberikan pelatihan kepada guru sekolah dasar mengenai metode pembelajaran aktif, praktik pengajaran berbasis mata pelajaran, serta pendekatan pedagogi terstruktur, terutama bagi guru kelas awal.
“Pendekatan tersebut mendorong penerapan pembelajaran yang berpusat pada siswa (student-centered learning), sehingga peserta didik lebih aktif, mampu mengembangkan kemampuan berpikir, dan memahami materi sesuai tahap perkembangannya,” tungkasnya. (bud)

