Padang, Rakyat Sumbar— Silaturahmi Regional Chief Executive Officer (RCEO) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Region II/Sumatera 2, Sri Dono Indarto, dengan keluarga besar Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Padang di Kantor Transnet Sumatera Barat, Senin (14/9/2026) malam, berlangsung dengan konsep berbeda. Di tengah pertemuan yang mempertemukan jajaran pimpinan Bank Mandiri dan kalangan profesional itu, sejumlah pelaku UMKM lokal justru mendapat ruang untuk terlibat langsung.
Di halaman Kantor Transnet Sumatera Barat, pelaku usaha melalui gerobak sate, gerobak bakso dan gerobak Kopi Ajo dihadirkan untuk melayani para peserta. Bahkan, sebelum acara resmi dimulai, para tamu terlebih dahulu menikmati sajian yang disiapkan para pelaku UMKM tersebut.
Konsep tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari pertemuan yang pada dasarnya merupakan agenda silaturahmi antara Sri Dono Indarto dengan keluarga besar IMA Chapter Padang. Kehadiran UMKM memberikan warna tersendiri dalam forum yang dihadiri jajaran perbankan, pengurus organisasi profesi dan kalangan dunia usaha.
Pertemuan tersebut juga menjadi momentum bagi Sri Dono Indarto untuk kembali menyambung hubungan dengan para pengurus dan anggota IMA Chapter Padang. Sebelumnya, Sri Dono Indarto pernah menjabat sebagai Area Head Bank Mandiri Area Padang pada periode 2018–2021.
Karena pernah bertugas di Padang, Sri Dono Indarto memiliki hubungan komunikasi dengan sejumlah pengurus dan anggota IMA Chapter Padang. Kunjungan kerja ke Sumatera Barat kali ini menjadi kesempatan untuk kembali bertemu dalam suasana yang lebih informal.
Mempertemukan Bank Mandiri, Profesional dan UMKM
Kegiatan berlangsung di Kantor Transnet Sumatera Barat, perusahaan penyedia layanan internet yang dikomandoi Darmawi, Korwil IMA Sumatera Barat sekaligus President IMA Chapter Padang selama tiga periode.
Kehadiran Sri Dono Indarto turut didampingi para deputi Bank Mandiri Region II/Sumatera 2. Hadir pula para manager Bank Mandiri Imam Bonjol, jajaran pengurus serta anggota IMA Chapter Padang.
President IMA Chapter Padang, Deny Masriyaldi, berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas ke luar kota. Sambutan dan penerimaan terhadap rombongan Bank Mandiri kemudian diwakili Darmawi.
Acara dipandu Firman Wanipin, Vice President Bidang Communication IMA Chapter Padang.
Indonesia Marketing Association (IMA) merupakan organisasi yang berfokus menggerakkan aktivitas pengembangan pemasaran di Indonesia. IMA berdiri pada 20 Mei 1996 dan pada awal berdirinya dipimpin oleh Hermawan Kartajaya.
Sebagai organisasi yang bergerak dalam pengembangan pemasaran, IMA menjadi ruang bertemunya para profesional dan pelaku dunia usaha untuk membangun jejaring, bertukar pengalaman serta membuka peluang kolaborasi.
Dalam konteks tersebut, kehadiran pelaku UMKM dalam kegiatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari semangat membangun jejaring ekonomi. Produk dan usaha mereka diperkenalkan langsung kepada komunitas profesional dan jajaran pimpinan perbankan yang hadir.
Nostalgia Kerja Sama IMA dan Bank Mandiri
Di tengah silaturahmi, hubungan lama antara IMA Chapter Padang dan Bank Mandiri turut menjadi bahan pembicaraan.
Pada periode awal keanggotaan IMA Chapter Padang, kartu anggota organisasi tersebut pernah menggunakan kartu uang elektronik atau e-money yang diterbitkan Bank Mandiri.
Pengalaman tersebut kemudian membuka pembicaraan mengenai kemungkinan pengembangan kembali sinergi antara IMA Chapter Padang dan Bank Mandiri.
Harapannya, hubungan yang pernah terjalin tersebut dapat dikembangkan dalam bentuk kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan anggota, terlebih sebagian anggota IMA Chapter Padang juga merupakan pengguna layanan Bank Mandiri.
Namun, pembicaraan tersebut masih sebatas gagasan dalam forum silaturahmi dan belum menjadi keputusan resmi kedua pihak.
Jamuan UMKM Hingga Sop Janda
Setelah rangkaian pertemuan dan diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama.
Jika pada awal acara peserta menikmati sajian dari pelaku UMKM melalui gerobak sate, bakso dan Kopi Ajo, maka pada penutupan para peserta menikmati hidangan Sop Janda dari The Premiere Hotel Padang.
Rangkaian jamuan tersebut membuat suasana pertemuan semakin cair. Para peserta dari Bank Mandiri Region II/Sumatera 2, Bank Mandiri Imam Bonjol dan IMA Chapter Padang berbaur dalam suasana kekeluargaan.
Bagi Sri Dono Indarto, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk kembali bertemu dengan komunitas profesional yang pernah menjadi bagian dari jejaringnya selama bertugas di Padang.
Sementara bagi IMA Chapter Padang, pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi dengan jajaran Bank Mandiri sekaligus membuka ruang bagi kemungkinan sinergi di masa mendatang.
Yang menarik, forum tersebut juga memperlihatkan bahwa sebuah pertemuan bisnis tidak selalu harus berhenti pada pembicaraan di ruang pertemuan. Dengan menghadirkan gerobak sate, bakso dan Kopi Ajo, pelaku UMKM lokal ikut memperoleh manfaat langsung dari kegiatan tersebut.
Silaturahmi di Transnet Sumatera Barat itu akhirnya mempertemukan empat unsur dalam satu kegiatan: perbankan, organisasi profesi, dunia usaha dan UMKM.
Di situlah makna lain dari pertemuan tersebut muncul. Jejaring profesional tidak hanya menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpelaku usaha, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk bagi usaha kecil untuk mendapatkan ruang, pasar dan perhatian yang lebih luas. (fwi)

