Site icon rakyatsumbar.id

PT. GSA Bantu Korban Banjir di Nagari Aia Gadang Barat

Manager PT. GSA Parlindungan Rangkuti didampingi oleh Humas Kembar Nadi dan KTU Rhandi Bosma menyerahkan bantuan kepada Camat Pasaman Andre Afandi, Sabtu (29/11/2025).

Manager PT. GSA Parlindungan Rangkuti didampingi oleh Humas Kembar Nadi dan KTU Rhandi Bosma menyerahkan bantuan kepada Camat Pasaman Andre Afandi, Sabtu (29/11/2025).

Pasaman Barat, rakyatsumbar.id—PT. Gunung Sawit Abadi (GSA) yang berada di Kecamatan Kinali peduli bencana banjir dengan menyalurkan bantuan paket sembako di Posko Nagari Aia Gadang Barat, Kecamatan Pasaman, Sabtu (29/11/2025).

Penyerahan bantuan sembako itu dilakukan Manager PT. GSA Parlindungan Rangkuti didampingi oleh Humas Kembar Nadi dan KTU  Rhandi Bosma yang diterima langsung Camat Pasaman Andre Afandi

“Kegiatan penyaluran paket sembako ini merupakan komitmen dan wujud kepedulian oleh pihak perusahaan terhadap warga yang tertimpa musibah banjir,” kata Maneger PT. GSA Parlindungan Rangkuti didampingi Humas Kembar Nadi dan KTU Rhandi Bosma.

Maneger PT. GSA Parlindungan Rangkuti menyebutkan, curah hujan yang cukup tinggi dan lebat membuat debit air sungai meluap dan merendam sejumlah rumah warga dan mereka pun harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Pihak perusahaan, sambung Parlindungan Rangkuti, prihatin atas banjir yang melanda dengan datang memberikan paket sembako terhadap saudara kita yang berjuang dalam memulihkan keadaan pascabanjir tersebut.

“Semoga paket sembago yang disalurkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT. GSA dapat bermanfaat meringankan beban warga yang terdampak musibah banjir,” ucap Parlindungan Rangkuti.

Sementara itu, Camat Pasaman Andre Afandi mengucapkan terima kasih  atas nama masyarakat Nagari Aia Gadang Barat kepada PT. GSA yang telah memperlihatkan kepedulianya membantu paket sembako untuk warga korban banjir.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sangat membutuhkan dan akan kami salurkan nantinya kepada warga yang terdampak musibah banjir,” pungkasnya. (bud)

Exit mobile version