Site icon rakyatsumbar.id

Program 3T Pemko Padang Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berkarakter Mulia

Program Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) dan Taman Qur’an Al-Qur’an (TQA) berbasis 3T (Tahsin, Tafsir, dan Tahfizh).

Padang, Rakyat Sumbar – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat pembangunan karakter generasi muda melalui Program Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) dan Taman Qur’an Al-Qur’an (TQA) berbasis 3T (Tahsin, Tafsir, dan Tahfizh). Program yang diperuntukkan bagi peserta didik SMP dan MTs se-Kota Padang tersebut digelar di Masjid Taufik, Jalan Jhoni Anwar, Gang Atlas, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kota Padang, Jumat (31/7/2026).

Pidato Wali Kota Padang, Fadly Amran, disampaikan oleh Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas DP3AP2KB Kota Padang, Ahmaddin, SKM., MM. Dalam amanatnya, Wali Kota menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur masyarakat dalam menyukseskan program pembinaan keagamaan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Program 3T tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan pengurus masjid, guru, orang tua, serta tokoh masyarakat.

“Kita tidak hanya mencetak generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia. Mari kita hidupkan kembali fungsi masjid dan musala sebagai pusat pendidikan, pembinaan karakter, dan pembentukan generasi Qur’ani,” ujar Fadly Amran melalui Ahmaddin.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Pengurus Masjid Taufik, Firman Wanipin, Ketua Seksi Dakwah Masjid Taufik Darlis Yusuf, Ketua TPQ Masjid Taufik Ustad Zulkifli, para siswa peserta MDTW dan TQA, orang tua peserta, serta jamaah Masjid Taufik.

Firman Wanipin menyambut positif pelaksanaan Program 3T yang digagas Pemerintah Kota Padang. Ia menilai program tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Program 3T ini sangat strategis. Anak-anak tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami kandungannya dan menjadikannya pedoman hidup sehari-hari. Masjid siap menjadi garda terdepan dalam menyukseskan misi mulia ini,” kata Firman.

HJK Kota Padang ke-357 Jadi Momentum Pemulihan Pascabencana

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Padang (HJK) ke-357 yang akan diperingati pada 7 Agustus 2026. Mengusung tema “Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City”, rangkaian kegiatan akan berlangsung pada 6–10 Agustus 2026 dengan sejumlah lokasi pusat kegiatan, seperti Kawasan Kota Tua, Pantai Cimpago, Batang Arau, Batang Palinggam, Dermaga Teluk Bayur, dan Youth Center.

Beragam kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan HJK ke-357, di antaranya Padang Gastronomy Market yang menghadirkan kuliner dan produk UMKM, Festival Telong-Telong, Selaju Sampan, Padang Harmoni Festival, XPloria Padang dengan penampilan Siti Nurbaya Orchestra, Gowes Siti Nurbaya, BOM Run, hingga sandarnya KRI di Teluk Bayur sebagai bagian dari edukasi bela negara.

Selain itu, Pemko Padang juga menggelar berbagai kegiatan sosial dan lingkungan, seperti aksi bersih sungai, bakti sosial, serta donor darah yang melibatkan 11 puskesmas.

Dalam pidatonya, Wali Kota Fadly Amran juga menyampaikan bahwa Kota Padang menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil dalam percepatan rehabilitasi pascabencana. Dari 38 indikator penanganan, sebanyak 110 paket rehabilitasi dan rekonstruksi telah berkontrak, sementara 74 paket lainnya sedang dalam proses pelaksanaan.

“Mari kita sukseskan HJK ke-357. Ini bukan sekadar perayaan, melainkan momentum pemulihan ekonomi, penguatan UMKM, dan promosi pariwisata menuju Kota Gastronomi dunia,” tutup Ahmaddin menyampaikan pesan Wali Kota Padang.(fwi)

Exit mobile version