Padangpanjang, rakyatsumbar.id—Rutan Kelas IIB Padangpanjang menyembelih satu ekor sapi dan dua ekor domba. Pemotongan hewan kurban itu, dilaksanakan usai Salat Id di komplek Rutan, Rabu (27/05/2026).
Karutan Padangpanjang Novri Abbas disela-sela kegiatan penyembelihan menyampaikan, tahun ini, Rutan Padangpanjang melaksanakan kurban yang berasal dari Pegawai Rutan dan mitra yang melaksanakan Kurban di Rutan Padangpanjang.
“Alhamdulilah, bisa terkumpul satu ekor sapi dan dua domba. Mulai dari proses pemotongan hingga pembersihan dan memasak daging kurban dilaksanakan oleh pegawai bersama warga binaan,” kata Novri.
Dijelaskannya, selain Makan Bajamba yang dilaksanakan usai proses pemotongan hewan kurban, juga akan dilaksanakan kegiatan Nyate Bareng pada Rabu malam dan Kamis paginya ada kegiatan makan sup bersama warga binan dengan keluarga.
“Jum’atnya, kita akan melaksanakan pembagian rendang kepada kaum duafa. Dimana, rendang dimasak dulu di Rutan sebelum dibagikan,” sebutnya.
Novri Abbas juga menyampaikan, pelaksanaan Hari Raya Iduladha di Rutan Padangpanjang memang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana, biasanya Rutan hanya menerima bantuan daging dari luar, sekarang Rutan yang membagikan daging kepada masyarakat di sekitar Rutan.
“Melihat keceriaan warga binaan yang terlibat dalam proses penyembelihan sapi hingga pembersihan dan memasak daging, ada kepuasan tersendiri. Bagaimana mereka juga merasakan suasana Hari Raya Iduladha meski di dalam penjara,” urainya.
Muhammad Syukron, salah seorang warga binaan menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Rutan Padangpanjang yang telah memfasilitasi mereka berhari raya dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Rutan.
“Usai pemotongan sapi dan domba, kami juga bersama-sama membersihkan dan memasak daging, termasuk juga ikut membagikan daging kepada masyarakat di sekitar rutan,” jelasnya.
Baginya, suasana semakin haru, saat seluruh warga binaan ikut Makan Bajamba di aula Rutan. Dimana, kegiatan tersebut sangat kental sekali dengan Hari Raya Iduladha dan budaya Minang, makan bersama usai penyembelihan hewan kurban.
“Kami berterima kasih kepada Kepala Rutan dan jajaran, ikut merasakan suasana Idul Adha meski berada di dalam penjara,” ucapnya penuh haru.
Ketua Dharma Wanita Rutan Padangpanjang Dewi Nofyenti,SH., MH yang juga Kepala Kanwil HAM Sumbar dan Riau bersama jajaran juga ikut memasak bersama petugas dan warga binaan.
“Alhamdulilah, disini sangat terbangun suasana kekeluargaannya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Karutan dan jajaran yang telah menerapkan HAM dalam pelayanan warga binaan,” ucapnya.
Dewi Nofyenti juga menyampaikan, jika ada ditemukan pelanggaran oleh jajaran Rutan terhadap warga binaan, melalui pihak keluarga bisa melaporkannya kepada Kantor HAM.
“Semoga disini tidak ditemukan pelanggaran HAM maupun laporan kepada kami,” sebutnya yang disambut tepuk tangan warga binaan. (ned)

