Limapuluh Kota, rakyatsumbar.id–Ribuan warga dari berbagai penjuru di Kapur IX, Limapuluh Kota, tumpah ruah memadati Pantai Lubna tepian Sungai Batang Kapur, hari terakhir sebelum Ramadan 1447 H. Mereka berkumpul untuk melaksanakan tradisi tahunan Potang Balimau dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.
Suasana meriah terlihat sejak siang hari. Masyarakat, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga tetua adat, tumpah ruah untuk mandi bersama menggunakan air yang dicampur perasan limau (jeruk nipis) dan bunga rampai. Tradisi ini bukan sekadar mandi bersama, melainkan simbol pembersihan diri secara lahir dan batin sebelum menjalankan ibadah
“Potang Balimau merupakan kebiasaan yang sudah turun temurun bagi masyarakat Kapur IX yang terus dijaga, khususnya di Sialang. Ini adalah momen mempererat silaturahmi dan mensucikan diri,” ujar Wali Nagari Sialang Rais, Rabu (18/2).
Tampak hadir dalam kemeriahan tersebut, pemerintah kecamatan, Kapolsek, Danramil dan tokoh masyarakat. Meski padat, antusiasme warga tidak surut. Selain mandi di sungai, rangkaian acara juga diwarnai dengan kegiatan budaya, seni dan kuliner khas, memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.
Acara Balimau di Pantai Lubna ini telah menjadi kefiatan rutin nagari dan akan diperjuangkan menjadi agenda wisata budaya tahunan yang dinanti, menggabungkan nilai-nilai adat, iman dan persaudaraan masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah. (sdn)

