Padang, Rakyat Sumbar – Menjelang Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September, PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan sebagai bagian dari komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Padang, PLN melakukan perbaikan anomali hotspot pada kabel daya 20 kV Fasa R Incoming Trafo Daya (TD) #2 berkapasitas 42 MVA di Gas Insulated Switchgear (GIS) Simpang Haru, Padang.
Pekerjaan yang dilaksanakan pada 21–22 Agustus 2026 tersebut melibatkan tujuh personel. Penanganan dilakukan secara cepat setelah hasil inspeksi menemukan peningkatan temperatur pada sambungan kabel daya 20 kV yang berpotensi memengaruhi keandalan peralatan apabila tidak segera ditangani.
General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera, Elvanto Yanuar Ikhsan, mengatakan bahwa upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan merupakan bagian penting dari pelayanan PLN kepada masyarakat, terutama menjelang Hari Pelanggan Nasional.
“Bagi PLN, pelayanan terbaik kepada pelanggan diwujudkan melalui pasokan listrik yang andal dan berkesinambungan. Karena itu, setiap potensi gangguan harus dapat dideteksi lebih dini dan ditangani dengan cepat. Menjelang Hari Pelanggan Nasional, kami semakin memperkuat komitmen untuk memastikan infrastruktur kelistrikan tetap dalam kondisi optimal sehingga masyarakat dapat terus menikmati listrik yang andal,” ujar Elvanto.
Elvanto menambahkan, pemeliharaan preventif menjadi salah satu strategi PLN dalam menjaga performa peralatan sekaligus meminimalkan risiko gangguan pada sistem penyaluran tenaga listrik.
“Keandalan tidak hanya dibangun ketika terjadi gangguan, tetapi dimulai dari inspeksi, pemeliharaan, dan mitigasi yang dilakukan secara konsisten. Seluruh upaya tersebut bermuara pada satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan kelistrikan terbaik bagi pelanggan,” tambahnya.
Manager PLN UPT Padang, Teguh Dwi Rahmansyah, menjelaskan bahwa anomali hotspot perlu segera ditangani karena peningkatan temperatur secara terus-menerus berpotensi berdampak pada kabel maupun terminasi serta menurunkan keandalan peralatan.
“Kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi peralatan dan segera menindaklanjuti setiap anomali yang ditemukan. Perbaikan ini merupakan langkah preventif untuk meminimalkan potensi gangguan sekaligus memastikan penyaluran tenaga listrik kepada pelanggan tetap andal,” kata Teguh.
Dalam pekerjaan tersebut, tim PLN melakukan penanganan pada titik hotspot hingga kondisi koneksi kembali normal. Langkah ini merupakan bagian dari pemeliharaan preventif untuk mengurangi risiko gangguan dan kerusakan peralatan sekaligus menjaga sistem kelistrikan tetap beroperasi secara optimal.
Menurut Teguh, momentum Hari Pelanggan Nasional juga menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN bahwa kualitas pelayanan kepada pelanggan tidak hanya diwujudkan melalui interaksi langsung, tetapi juga melalui kesiapan infrastruktur yang menopang kontinuitas pasokan listrik.
“Memastikan jaringan dan peralatan kelistrikan selalu dalam kondisi prima merupakan salah satu bentuk nyata pelayanan kami kepada pelanggan. Setiap inspeksi dan pemeliharaan yang dilakukan memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga agar listrik tetap dapat mendukung aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Setelah pekerjaan rampung, kondisi kabel daya 20 kV Fasa R Incoming TD #2 42 MVA di GIS Simpang Haru kembali normal dan siap mendukung keandalan operasional sistem kelistrikan.
PLN UIP3B Sumatera melalui UPT Padang akan terus meningkatkan inspeksi, pemeliharaan preventif, serta penanganan anomali secara proaktif untuk menjaga keandalan jaringan transmisi dan kontinuitas penyaluran tenaga listrik kepada pelanggan.
Melalui semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN terus memastikan setiap penguatan infrastruktur kelistrikan memberikan dampak nyata bagi pelanggan, listrik yang semakin andal untuk mendukung aktivitas, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat (*)

