Solok, Rakyat Sumbar – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Solok terus bergerak aktif mendorong modernisasi sektor pertanian di wilayah Kabupaten Solok. Langkah ini diperkuat mallei agenda koordinasi strategis yang digelar bersama Dinas Pertanian Kabupaten Solok di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Selasa (23/6).
Pertemuan yang dihadiri oleh 12 peserta tersebut berfokus pada pembahasan prosedur pemasangan pompa listrik untuk irigasi pertanian serta penggalian potensi elektrifikasi lainnya di sektor agrikultur melalui program _Electrifying Agriculture_. Melalui program ini, PLN berkomitmen menyediakan solusi energi listrik yang andal guna membantu petani meningkatkan efisiensi operasional, menekan biaya produksi, sekaligus mendongkrak produktivitas hasil pertanian daerah.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Deslirizaldi, bersama Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Kepala Bidang Pangan, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Kepala Bidang Hortikultura. Sementara dari pihak PLN hadir Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran UP3 Solok Dito Nusa Putra, Manager Unit Layanan Pelanggan Kayu Aro Reza Riadi, beserta tim, serta Asisten Manajer _Beyond kWh PLN Electricity Services_ Andri Ardianur beserta tim.
Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen bersama antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Solok dalam mendorong pemanfaatan energi listrik untuk mendukung pengembangan sektor pertanian yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat, Ajrun Karim, menyampaikan bahwa PLN siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung transformasi sektor pertanian melalui pemanfaatan energi listrik yang andal, efisien, dan berkelanjutan.
“Program _Electrifying Agriculture_ merupakan salah satu wujud komitmen PLN dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Pemanfaatan energi listrik pada sektor pertanian tidak hanya mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional, tetapi juga mendorong produktivitas dan daya saing hasil pertanian. PLN siap berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas manfaat elektrifikasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujar Ajrun Karim.
Sinergi kuat antara PLN UP3 Solok dan Dinas Pertanian Kabupaten Solok ini diharapkan dapat mempercepat implementasi program _Electrifying Agriculture_ di lapangan. Dengan beralih ke mekanisasi berbasis listrik, sektor pertanian di Kabupaten Solok diharapkan tumbuh lebih modern, mandiri, dan berkelanjutan.
Ke depan, PLN berkomitmen untuk terus memperluas implementasi program _Electrifying Agriculture_ sebagai bagian dari upaya menghadirkan listrik yang tidak hanya menerangi, tetapi juga menggerakkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, PLN optimistis pemanfaatan energi listrik di sektor pertanian akan menjadi pendorong lahirnya pertanian yang lebih maju, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. (*)

