Padang, Rakyat Sumbar – Upaya menjaga keselamatan masyarakat di kawasan wisata Pantai Taplau (Tapi Lauik) terus diperkuat. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padang bersama Unit Layanan Pelanggan (ULP) Belanti melaksanakan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) di sepanjang kawasan wisata Pantai Taplau, Kamis (18/6).
Kegiatan ini melibatkan sekitar 70 personel gabungan terdiri dari Tim Bapenda Kota Padang, Tim Pengendalian Susut UP3 Padang, Tim TE ULP Belanti dan aparat Kepolisian.
Penertiban difokuskan pada pemeriksaan instalasi dan pemakaian tenaga listrik oleh para pedagang yang berjualan di sepanjang kawasan wisata Pantai Taplau, karena maraknya pemakaian listrik yang tidak sesuai prosedur atau rawan kelainan, sehingga berpotensi memicu bahaya fatal seperti korsleting hingga kebakaran di area wisata.
Manager PLN UP3 Padang, Dian Widiana Kuswara, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari risiko kecelakaan ketenagalistrikan.
“Langkah ini murni merupakan upaya kami bersama stakeholder terkait untuk melindungi masyarakat, baik para pedagang maupun wisatawan yang berkunjung ke Pantai Taplau. Aliran listrik yang tidak sesuai standar sangat berisiko memicu kecelakaan ketenagalistrikan, mulai dari korsleting hingga kebakaran,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, Ajrun Karim, menegaskan bahwa kegiatan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) bukan semata-mata penegakan aturan, melainkan langkah edukatif untuk mencegah terjadinya risiko kecelakaan listrik di ruang publik.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama PLN. Kami tidak ingin ada potensi bahaya yang timbul akibat penggunaan instalasi listrik yang tidak sesuai standar, terlebih di kawasan wisata yang setiap hari menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dan wisatawan. Karena itu, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab PLN untuk memastikan pemanfaatan tenaga listrik berlangsung aman, andal, dan sesuai ketentuan,” ujar Ajrun Karim.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padang, Bapenda, serta aparat Kepolisian yang turut bersinergi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Melalui sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum, diharapkan kawasan wisata Pantai Taplau dapat menjadi destinasi yang tidak hanya nyaman dan menarik, tetapi juga aman dari potensi bahaya kelistrikan. (*)

