Site icon rakyatsumbar.id

Pertamina Salurkan BBM untuk Dukung Penanganan Bencana di Kabupaten Solok

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan bahan bakar mensin untuk mendukung operasional alat berat dan kendaraan operasional dalam rangka penanganan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Solok, Sumbar, Selasa (29/9/2026).

Solok, rakyatsumbar.id — Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Sales Area Retail Sumatera Barat menyalurkan bahan bakar mensin (BBM) untuk mendukung operasional alat berat dan kendaraan operasional dalam rangka penanganan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (29/9/2026).

Penyaluran BBM dilakukan melalui dua SPBU di Kabupaten Solok; SPBU 14.273.556 Lubuk Selasih, dan SPBU 13.264.518 Gunung Talang.

Dukungan BBM diberikan selama masa tanggap bencana yang berlangsung sejak 22 September hingga 5 Oktober 2026, guna mendukung kelancaran mobilisasi serta percepatan penanganan dan pemulihan wilayah terdampak.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung kebutuhan energi yang diperlukan dalam penanganan kondisi kebencanaan, khususnya untuk menunjang mobilisasi alat berat dan kendaraan operasional di lapangan.

“Dalam kondisi tanggap bencana, kebutuhan energi menjadi bagian penting untuk mendukung percepatan penanganan di lapangan,” kata Fahrougi.

Penyaluran BBM tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilisasi alat berat, kendaraan operasional, serta berbagai upaya penanganan dan pemulihan wilayah terdampak.

“Pertamina Patra Niaga mendukung operasional alat berat dan kendaraan yang digunakan dalam penanganan bencana di Kabupaten Solok melalui penyaluran BBM sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan dukungan energi selama masa tanggap bencana dapat berjalan dengan baik.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen mendukung kebutuhan energi masyarakat dan pemerintah, termasuk dalam kondisi tanggap darurat, serta memastikan ketersediaan dan kelancaran penyaluran BBM sesuai dengan kebutuhan di lapangan. (byr)

Exit mobile version