Padangpanjang, rakyatsumbar.id— Kementerian Imigrasi dan Lembaga Perbaikan dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Republik Indonesia menggelar kegiatan Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Tahun 2026.
Kegiatan yang selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam percepatan ketahanan pangan nasional ini menjadi bukti komitmen Kemenimipas untuk mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif sekaligus memberikan manfaat bagi banyak pihak, ini dipusatkan di Lapas Kelas 1 Cirebon dan diikuti oleh seluruh jajaran Kemenimipas, Kamis (15/01/2026).
“Melalui Ketahanan Pangan Serentak, kami tidak hanya berkontribusi pada swasembada pangan negara, tetapi juga memberikan pelatihan keterampilan yang berharga bagi narapidana untuk mendukung reintegrasi mereka ke masyarakat nantinya,” ujar Karutan Kelas IIB Padangpanjang Torkis Fredy Siregar.
Kemenimipas juga menyatakan akan terus memperluas skala kegiatan ke depannya, menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas serta mengembangkan model usaha yang berkelanjutan.
Salah satu contoh nyata dari kegiatan ini terlihat di Rutan Kelas II Padangpanjang (Rupajang), memanen 80 Kg ikan Lele dan berhasil mengubah lahan kosong sekitar kantor menjadi kebun produktif yang telah melakukan dua kali panen dalam setahun.
Selain dihadiri seluruh jajaran Rutan Padangpanjang, turut hadir Sekretaris Dinas Pertanian Padang Panjang Yetty Syofiarni, SE, MM dan UPT BLBI Almi Fauzan, tokoh masyarakat dan undangan lainya.
Karutan Torkis Freddy Siregar mengatakan, Rupajang siap selalu mendukung program Kemenimipas, dalam rangka mendukung visi dan misi Presiden Prabowo Subianto dalam percepatan ketahanan pangan nasional ini.
Torkis Freddy Siregar mengatakan, kegiatan sesuai dengan perintah Menteri Nomor PAS-UM.01.01-15 13 Januari 2026, tentang Penyampaian Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Panen Raya Serentak, kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
Torkis Freddy Siregar menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Program Ketahanan Pangan Serentak bukan hanya tentang produksi pangan semata, tetapi juga tentang pemulihan dan pemberdayaan.
“Melalui kerja keras di lahan pertanian, narapidana belajar tentang tanggung jawab, disiplin dan nilai kerja yang akan sangat berguna ketika mereka kembali ke lingkungan masyarakat,” ucap Torkis Freddy Siregar.
Ia menambahkan, pihaknya juga melihat dampak positif bagi kesehatan fisik dan mental narapidana yang terlibat. Aktivitas di luar ruangan dan hasil kerja yang nyata membuat mereka merasa lebih berharga dan memiliki tujuan.
“Kedepannya, kami akan terus mendorong pengembangan program ini dengan memperkenalkan teknologi pertanian dan peternakan yang lebih canggih dan memperluas akses pelatihan bagi seluruh warga binaan yang berminat,” ujarnya.
Selain itu, seperti yang terlihat pada program Kemenimipas, ketahanan pangan juga bisa menjadi sarana rehabilitasi dan pendidikan bagi kelompok tertentu, serta mempererat hubungan antara institusi dan masyarakat sekitar.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan, Yetty Syofiarni mengapresiasi dan menyambut baik upaya ketahanan pangan yang dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Kota Padangpanjang, dalam rangka mendukung visi dan misi Presiden Prabowo Subianto dan Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Disebutkann Yetty Syofiarni, ketahanan pangan sangat bermanfaat sekali, sebagai stabilitas sosial, ketersediaan pangan yang merata mengurangi potensi konflik akibat persaingan sumber daya atau kesenjangan akses pangan. Program ketahanan pangan seringkali melibatkan usaha tani, peternakan, atau perikanan lokal, yang menciptakan lapangan kerja bagi warga binaan nanti apabila telah kembali ke masyarakat.
Seperti yang dilaksanakan Rutan Padangpanjang, upaya ketahanan pangan bermanfaat untuk mendorong praktik konsumsi pangan sehat dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
“Pemerintah kota mengapresiasi Ketahanan Pangan yang dilaksanakan Rutan Padangpanjang,” ujar Yetty Syofiarni.
Pemerintah Kota Padangpanjang melalui Dinas Pertanian kedepan akan berupaya mendukung program ketahanan pangan sesuai dengan program pemerintah daerah, melalui kerjasama dan bimbingan dalam upaya peningkatan hasil pertanian yang dilaksanakan Rupajang. (ned)

