Padang, Rakyat Sumbar – Pemerintah Kota Padang kembali menggelar ajang bergengsi Padang Rancak Award 2026 yang menantang 3.456 RT berlomba untuk menjadi lingkungan terbersih, terindah, dan tertata di tingkat kota. Di Kelurahan Gunung Sarik, antusiasme dan persiapan jelang event ini berlangsung semakin menguat, sebagaimana terungkap dalam pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan RT dan RW se-Kelurahan Gunung Sarik.
Jhoni Putra, selaku Sekretaris Lurah Gunung Sarik, menyampaikan harapan besar pada momen Padang Rancak Award tahun ini. “Hari ini kita berkumpul dengan perwakilan RT dan RW dari seluruh kelurahan Gunung Sarik, dan saya sangat berharap RT-RT dari wilayah kita bisa terpilih menjadi yang terbaik dalam ajang ini,” ujarnya optimis.
Sementara itu, Anwar, Ketua Lembaga Pemberdayaan Swadaya (LPS) Kelurahan Gunung Sarik sekaligus Ketua Forum RT/RW setempat, mengimbau seluruh RT untuk berpartisipasi aktif. “Seluruh RT di Kelurahan Gunung Sarik harus ikut ambil bagian. Target kita di tahun 2026 ini adalah menjadi yang terbaik,” tegas Anwar, menegaskan semangat gotong royong sebagai modal utama keberhasilan.
Dalam pertemuan yang sama, Firman Wanipin, Ketua RW 011 Rimbo Tarok, turut menyampaikan keyakinannya terhadap potensi besar Kelurahan Gunung Sarik meraih prestasi tertinggi. “Potensi kelurahan kita sangat terbuka lebar, khususnya untuk RT. Forum RT/RW di Gunung Sarik merupakan yang paling aktif, dan tingkat keikutsertaan para ketua RT juga sangat tinggi,” ungkap Firman dengan penuh optimisme.
Padang Rancak Award 2026 akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan ketat. Tahap awal mengharuskan seluruh RT mendaftar melalui aplikasi Padang Mobile yang dibuka pada 1–20 April 2026. Penilaian tahap pertama mencakup indikator seperti cakupan layanan pengumpulan sampah oleh LPS, keberadaan dan aktivitas bank sampah, kepatuhan dalam pemilahan sampah, serta pengurangan dan pengolahan sampah organik di sumber.
Memasuki tahap kedua pada 18–20 April, penilaian dilakukan oleh camat, lurah, dan RW dengan fokus pada kebersihan dan keindahan lingkungan, ketertiban kawasan, tidak adanya pembakaran sampah dan bangunan liar, serta penataan taman dan halaman warga. RT akan diklasifikasikan ke dalam kategori terbaik, menengah, dan terbawah melalui sistem aplikasi.
Tahap ketiga (22–25 April) adalah verifikasi lapangan yang melibatkan sekitar 300 mahasiswa relawan. Mereka akan menilai kondisi lingkungan secara langsung termasuk gotong royong warga dan kepemimpinan RT/RW, kebersihan jalan, drainase dan penghijauan, pengelolaan sampah dan air limbah, serta ketertiban tata ruang dan kenyamanan lingkungan.
Tahap final berlangsung pada 27 April hingga 5 Mei 2026 dengan penilaian akhir yang akan menentukan RT terbaik di Kota Padang.
Dengan semangat dan tekad yang membara, Kelurahan Gunung Sarik siap bersaing dan menunjukkan kualitas terbaiknya dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri demi terciptanya Kota Padang yang Rancak.(fwi)

