Padang, rakyatsumbar.id — Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat Roni Nazra mengatakan sektor jasa keuangan di wilayahnya terus menunjukkan kinerja positif dan memberikan kontribusi strategis bagi perekonomian daerah.
“Hal inj ditopang oleh pertumbuhan PDRB triwulan IV-2025 (yoy) sebesar 1,69 persen yang mencerminkan prospek pembangunan yang berkelanjutan,” kata Roni, di Padang, Jumat, (6/2) sore.
Ia melanjutkan, total aset perbankan pada Desember 2025 sebesar Rp85,37 triliun atau tumbuh sebesar 1,64 persen dari posisi yang sama pada tahun sebelumnya (yoy).
“Dengan total penyaluran kredit/pembiayaan sebesar Rp73,86 triliun atau tumbuh 0,68 persen (yoy),” ucap Roni, didampingi Deputi Direktur OJK Provinsi Sumatera Barat Reza Surya.
Sementara itu, total penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp58,98 triliun atau tumbuh sebesar 5,09persen (yoy).
“Risiko kredit masih terjaga dengan rasio NPL 2,67 persen, meskipun terdapat sedikit peningkatan dibandingkan posisi yang sama pada tahun sebelumnyasebesar 2,10 persen,” ungkap Roni.
Ia menambahkan, penyaluran kredit untuk pelaku UMKM mencapai Rp31,06triliun, terkontraksi sebesar 1,41 persen (yoy) atau 42,06persen dari total kredit.
“Perbankan syariah pada Desember 2025 memiliki total aset sebesar Rp14,36 triliun, atau tumbuh sebesar 10,58 persen (yoy) dengan total penghimpunan DPK sebesar Rp11,20 triliun atau tumbuh sebesar 2,74 persen (yoy), dan total penyaluran pembiayaan sebesar Rp12,10 triliun atau tumbuh 14,27 persen (yoy),” ulasnya. (byr)

