Site icon rakyatsumbar.id

Naik Tipe, Kapolda Resmikan Polresta Bukittinggi 

Kapolda Sumbar Irjenpol Suharyono, saat peresmian  Polresta Bukittinggi, Sabtu, (29/10/2022).

Padang, rakyatsumbar.id – Kepolisian harus memberikan pelayanan prima yang optimal dalam memenuhi dinamika dan ekspektasi masyarakat.

Hal ini demi terwujudnya Polri yang prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan (Presisi).

“Polri terus berupaya memenuhi ekspektasi masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” kata Kapolda Sumbar, Irjenpol Suharyono, saat peresmian tipe Polresta Bukittinggi, di Bukittinggi, Sabtu, (29/10) siang.

Ia menyampaikan, setiap personel Polri bisa meningkatkan semangat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terhadap masyarakat.

“Sehingga dapat mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan,” ungkap Suharyono.

Jenderal bintang dua itu memerintahkan seluruh personelnya agar menjalin hubungan harmonis dan bekerja-sama dengan para stakeholders.

“Guna menciptakan situasi kondusif dan mendukung peningkatan pelayanan publik dan citra Polri di masyarakat semakin meningkat,” ungkap Suharyono.

Terkait perubahan tipe Polres Bukittinggi menjadi Polresta Bukittinggi, Suharyono menyampaikan, telah berdasarkan surat keputusan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, nomor: KEP/1152/VIII/2022, tertanggal 30 Agustus 2022 tentang Peningkatan Tipe Polres Bukittinggi menjadi Polresta Bukitinggi.

“Jabatan Kapolres juga naik setingkat lebih tinggi, dari AKBP menjadi Kombespol, demikian juga kepangkatan para pejabat di Polresta Bukittinggi juga akan menyesuaikan,” tuturnya.

Irjenpol Suharyono, juga mengecek layanan pada Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas Polresta Bukitinggi) mulai dari sarana dan prasarana Satpas, SOP pelayanan Satpas, dan  mekanisme penerbitan SIM.

Pengecekan ini untuk melihat langsung cara pelayanan kepada masyarakat, terhadap layanan  pembuatan SIM,

“Pengecekan ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung situasi dan kondisi, kesiapan anggota dalam memberikan pelayanan yang sempurna kepada masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, Suharyono, alumni Akademi Kepolisian sekaligus peraih Adhi Makayasa 1992, meminta kepada personelnya agar melayani  masyarakat dengan tulus hati.

“Tentunya, setiap petugas kepolisian bisa melayani masyarakat dengan  hati, dengan ikhlas, kalau sudah seperti itu nilainya sama seperti ibadah,” pungkas Suharyono. (byr)

 

Exit mobile version