Padang, Rakyat Sumbar – Musim hujan mulai melanda Kota Padang dans sekitarnya. Seperti biasa hujan yang masif ditambah intensitasnya yang tinggi mengakibatkan gangguan pelayanan air bersih.
Terkait hal ini, Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan menyiapkan stok air bersih di rumah masing-masing menyusul hujan lebat yang mengguyur Kota Padang, sejak Kamis (5/11/2026). Diperkirakan hujan akan berlangsung hingga akhir Desember mendatang.
Langkah antisipasi ini penting untuk menghadapi kemungkinan gangguan distribusi air akibat kerusakan intake yang dipicu banjir.
Hujan dengan intensitas tinggi sejak siang hingga sore hari dikhawatirkan meningkatkan debit sejumlah sungai di Kota Padang. Kondisi tersebut berpotensi memicu banjir dan membawa material yang dapat mengganggu fasilitas pengambilan air baku milik Perumda Air Minum.
Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, mengatakan cuaca ekstrem kerap menyebabkan kerusakan pada bangunan intake. Material yang terbawa arus sungai bahkan dapat menimbun fasilitas tersebut dan mengganggu operasional instalasi pengolahan air (IPA).
“Kondisi sungai yang menjadi sumber air baku kita kerap menyebabkan intake mengalami kerusakan saat banjir. Paling tidak, fasilitas tersebut tertimbun material yang terbawa arus sungai. Kondisi ini jelas mengganggu operasional IPA dan berdampak terhadap pasokan air bersih kepada pelanggan,” ujar Afriyanto.
Dia menjelaskan, gangguan pada intake dapat menghambat proses pengambilan air baku. Jika kondisi tersebut terjadi, operasional pengolahan air berpotensi terganggu sehingga distribusi air bersih kepada pelanggan juga dapat mengalami penurunan hingga terhenti sementara.
Melihat kondisi cuaca yang masih diguyur hujan lebat, Afriyanto meminta pelanggan segera menyediakan cadangan air bersih di rumah masing-masing. Persediaan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari apabila terjadi gangguan pelayanan.
“Kami mengimbau seluruh pelanggan agar mulai menyediakan stok air bersih sebagai langkah antisipasi. Jangan menunggu sampai distribusi air terganggu. Manfaatkan bak penampungan maupun tandon air yang tersedia di rumah masing-masing,” katanya.
Perumda Air Minum Kota Padang berharap pelanggan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem. Kesiapan cadangan air bersih menjadi langkah sederhana yang dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama kemungkinan gangguan distribusi berlangsung.
Afriyanto juga mengajak pelanggan memahami kondisi alam yang dapat memengaruhi sumber air baku dan fasilitas produksi perusahaan. Dengan menyiapkan persediaan air sejak dini, pelanggan diharapkan lebih siap menghadapi kemungkinan buruk yang terjadi dan tetap melaksanakan aktivitas harian seperti biasanya. (*/rif)

