Padang, rakyatsumbar.id –Jaringan Pemimpin Redaksi Sumatera Barat (JPS) mendukung Kepolisian dibawah Presiden, sehingga dapat melaksanakan tugas tanpa intervensi dari pihak tertentu.
“Kami tidak mau Polri menjadi level 3, karena di bawah kementrian, dan harus tetap pada level 2 dibawah Presiden, sehingga tidak ada yang bisa intervensi, dan perintah Presiden bisa dilaksankan segera, maka Polri harus tetap dibawah Presiden,” kata Ketua JPS Sumbar Adrian Tuswandi.
Ia menyampaikan, kalau Polri dibawah kementrian, maka setiap isntruksi Presiden akan lambat dilaksanakan, karena harus melewati berbagai tahap.
“Kalau Polri dibawah kementrian, maka perintah Presiden untuk kemanan negri ini akan lambat, karena melalui jenjang Mentri baru ke Kapolri dan turun kebawah, bisa menyebabkan pula berbagai persepsi sehingga penanganan suatu masalah menjadi lamban dan bertele-tele,” ucapnya.
Selain mendukung Polri dibawah Presiden langsung, JPS total mendukung penuh Asta Cita Prabowo-Gibran, tujuan utama untuk kondusifitas negri dan kemakmuran rakyat.
Adapun Asta cita tersebut yakni, Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).
Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.
Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.
Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.
Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan Makmur.
“Jelas Asta cita Presiden itu bertujuan untuk kemakmuran rakyat, maka kita semua wajib mendukung itu, jangan dipolitisir sehingga membuat masyarakat ragu, yakinlah, Presiden kita tetap akan berbuat untuk kepentingan rakyatnya,” ujar Toaik, sapaan akrab Adrian Tuswandi.
Penasihat JPS Novrianto mengatakan dimana perintah langsung dan tidak langsung, akan mempengaruhi kinerja sebuah lembaga, maka jangan sampai lembaga teramat penting seperti TNI dan Polri berada dibawah lembaga lain, sehingga lamban untuk bergerak, dan sewajarnya harus berada dibawah Presiden agar instruksi langsung terlaksana.
“Bayangkan saja kalau Polri dan TNI harus mendapat perintah berjenjang, tentu semua akan bertele-tele, agar jangan sampai bertele-tele dan cepat dalam bergerak , Polri harus tetap berada dibawah Presiden, kita dukung itu, jangan dipolitisir lagi dengan berbagai opini,” ulas Ucok, sapaan akrab Novrianto.
Selain itu, Ucok yang juga ketua Forum Wartawan Parlemen Sumatera Barat (FWP-SB) juga sependapat dengan ketua JPS untuk mendukung penuh Asta cita Presiden, demi kemakmuran rakyat Indonesia dan kondusifitas negri ini.
“Asta cita itu untuk kemakmuran rakyat dan kondusifitas negri ini secara nyata, harus kita dukung, jangan mau dipolitisir oleh kelompok tertentu sehingga mencari celah kejelekan dari program yang baik dan nyata ini,” tutup Novrianto. (byr)

