Padang Aro, rakyatsumbar.id—Program Kampung Bebas Dari Narkoba (KBDN) di Jorong Sariak Taba, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir,Kabupaten Solok Selatan binaan Polres Solok Selatan, mendapat apresiasi dari Ditresnarkoba Polda Sumbar.
Program ini dinilai sukses menekan angka peredaran dan penyalahgunaan narkotika berkat sinergi aktif masyarakat.
Apresiasi Polda Sumbar Direktur Resnarkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Wedy Mahadi, memuji kesuksesan Polres Solok Selatan dalam menekan kasus narkoba melalui pemberdayaan dan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Kapolres Solok Selatan AKBP Muhammad Faisal Perdana, S.IK mengatakan, Polres Solok Selatan terus memperluas program ini dengan meresmikan Kampung Bebas dari Narkoba di berbagai wilayah, seperti Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, sebagai dukungan terhadap program Asta Cita pemerintah.
“Kita sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan personel, sebagai bentuk konsistensi. Kapolres Solok Selatan juga memberikan penghargaan langsung kepada jajaran Satresnarkoba atas dedikasi dan ketegasan mereka dalam mengungkap kasus-kasus narkotika di wilayah hukum Solok Selatan,” katanya.
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Solok Selatan Iptu Novitri Anhar, S.T., M.Kom, saat dihubungi Rabu (1/7) mengatakan, selaku pembina di Kampung Bebas dari Narkoba di Jorong Sariak Taba Nagari Lubuk Gadang, selalu memberikan Bimbingan kepada relawan Posko Kampung Bebas Dari Narkoba yang di tunjuk Wali Nagari Lubuk Gadang di Ketuai wali Jorong Sariak Taba itu sendiri.
Dikatakanny, perlombaan sudah di mulai sejak 1 tahun yang lalu, kita juga menyampaikan terimakasih kepada Dirresnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wedy Mahadi, S.I.K., MAP, yang sempat berkunjung dan melakulan asistensi di posko kampung bebas dari narkoba bersama unsur Forkopimda.
Seiring berjalannya waktu tepat 1 juli 2026 bertepatan dengan hari Bhayangkara ke 80 Polres Solok Selatan memdapat juara 1 lomba kampung bebas dari narkoba di Jorong Sariak Taba Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir.
“Kami berkomitmen penuh tidak ada kata kompromi untuk para pemakai dan pengedar Narkoba di Sumatera Barat, terkhusus Kabupaten Solok Selatan,” tutupnya. (juf)

