Padang, Rakyat Sumbar – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Diponegoro kembali melanjutkan aksi kemanusiaan melalui penyaluran Donasi Tahap II bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah provinsi di Indonesia, dengan salah satu fokus utama berada di wilayah Sumatera Barat.
Sebelumnya, Donasi Tahap I telah dilaksanakan sejak pertengahan Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Pada tahap tersebut, bantuan disalurkan langsung ke berbagai wilayah terdampak di Sumatera Barat, meliputi Kabupaten Agam (Kecamatan Palembayan, Maninjau, dan Koto Alam), Kota Padang (Kecamatan Pauh, Nanggalo, Koto Tangah, dan Kuranji), serta Kabupaten Solok (Nagari Saniang Baka). Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pangan, perlengkapan keluarga dan bayi, perlengkapan ibadah, alat tulis dan kebutuhan sekolah anak, hingga dukungan distribusi dan logistik di lapangan.
Pelaksanaan tahap pertama tersebut menjadi fondasi keberlanjutan program bantuan, mengingat hingga saat ini sebagian masyarakat terdampak masih berada dalam masa pemulihan, termasuk menempati hunian sementara dan masih membutuhkan dukungan kebutuhan dasar rumah tangga.
Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan bantuan, Donasi Tahap II mulai dilaksanakan pada 14 Februari 2026. Pada tahap ini, alumni Universitas Diponegoro kembali menyalurkan bantuan dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.
Untuk wilayah Sumatera Barat, penyaluran tahap kedua diawali di Kabupaten Agam, tepatnya di Huntara Maninjau. Dalam kegiatan tersebut diserahkan bantuan berupa karpet serta pipa saluran air guna mendukung kelayakan hunian sementara warga serta menunjang fasilitas dasar lingkungan.
Selain itu, bantuan juga mencakup alat shalat, paket makanan, alat tulis untuk anak-anak, air bersih, serta peralatan kebersihan rumah tangga. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung aktivitas pendidikan anak-anak dan kebersihan lingkungan selama masa pemulihan.
Penyaluran bantuan di Sumatera Barat dipimpin langsung oleh Ketua DPD IKA Undip Sumatera Barat, Redy Fikarlo, bersama Henki Setiawan sebagai pelaksana penyaluran donasi di lapangan, serta didukung oleh relawan dan pengurus daerah lainnya.
IKA UNDIP berharap rangkaian penyaluran bantuan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat terdampak bencana, tetapi juga mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi warga. Solidaritas alumni di berbagai daerah diharapkan terus terjaga sehingga bantuan yang diberikan dapat berkelanjutan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)

