Site icon rakyatsumbar.id

Fogging PT. Anam Koto Diapresiasi Tokoh Masyarakat Muaro Kiawai  

Penyerahan peralatan dan pelaksanaan Fogging dari PT. Anam Koto kepada masyarakat di Muaro Kiawai.

Penyerahan peralatan dan pelaksanaan Fogging dari PT. Anam Koto kepada masyarakat di Muaro Kiawai.

Pasaman Barat, rakyatsumbar.id—Cegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), PT Anam Koto melaksanakan kegiatan fogging ke kawasan pemukiman warga di Nagari Muara Kiawai maupun di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Fogging itu bertujuan memutus rantai penularan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti itu, berlangsung selama dari Sabtu hingga Senin lusa (hari ini-red), disambut positif Pucuk Adat Nagari Muara Kiawai Adri ST Majolelo, ninik mamak, ketua pemuda Hengki hingga tokoh masyarakat. 

Estate Manajer PT.Anam Koto Herry Susanto didampingi Paisal Wa Koord Pam dan Hendriyanto selalu K-3 dari PT. Anam Koto menyebut, fogging ini untuk membantu masyarakat menghadapi potensi ancaman wabah penyakit. Apalagi kini di musim kemarau kerap memicu faktor terjadinya penularan penyakit DBD.

“Kegiatan ini sudah menjadi komitmen dari perusahaan terhadap kepedulian lingkungan dan juga  kesehatan masyarakat, ” kata Herry Susanto Manejer PT. Anam Koto didampingi Paisal Wa Koord Pam, Minggu (07/06/2026).

Disampaikannya, pihak perusahaan tidak ingin dampak wabah DBD menyebar di lingkungan masyarakat. Makanya kita berikan fogging di areal tersebut melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Ia mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan saluran air dan tak membuat tempat yang jadi sarang pembibitan nyamuk tersebut.

Sementara itu, Adri ST Majolelo Pucuk Adat Nagari Muara Kiawai dan  Ninik Mamak menyebut,  fogging yang dilakukan oleh PT. Anam Koto merupakan upaya untuk memutus rantai penularan penyakit DBD.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada PT Anam Koto yang terus menerus dalam  menyalurkan program CSR nya dari berbagai bentuk kepada masyarakat. Terima kasih telah melakukan kegiatan fogging dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat di wilayah operasionalnya,” pungkasnya. (bud)

Exit mobile version