Padang, Rakyat Sumbar – Semangat kekeluargaan antar-insan pendidikan lintas provinsi terpancar kuat di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Senin (19/1/2026). Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SMK Swasta bersama Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Jawa Barat resmi menyerahkan bantuan tahap awal senilai Rp127 juta untuk meringankan beban korban banjir bandang di Sumatera Barat dan Aceh.
Penyerahan bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa jarak geografis bukan penghalang untuk berbagi. Dana yang terkumpul merupakan hasil gotong royong dari 2.636 SMK Swasta se-Jawa Barat.
Simbol Sinergi dan Kepedulian Sosial
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua FKKS SMK Swasta Jawa Barat, Acep Sundjana Djakaria, S.E., M.M., didampingi Sekretaris Dr. Anton Musa, M.Pd., kepada Kepala Bidang PSMK Dinas Pendidikan Sumbar, Suryanto, S.Pd., M.Pd.
“Bantuan ini adalah wujud tanggung jawab moral dan kasih sayang kami dari Jawa Barat untuk saudara-saudara di Sumbar dan Aceh yang sedang diuji musibah. Ini baru tahap awal, kami berkomitmen untuk terus berupaya membantu pada tahap selanjutnya,” ujar Acep Sundjana dengan penuh khidmat.
Apresiasi dari Tokoh Pendidikan Sumatera Barat
Kehadiran rombongan dari Tanah Pasundan ini disambut hangat oleh jajaran tokoh pendidikan Sumbar. Kabid PSMK Disdik Sumbar, Suryanto, menyatakan bahwa aksi solidaritas ini sangat krusial untuk mempercepat pemulihan sekolah, guru, dan siswa yang terdampak.
Senada dengan itu, Ketua BMPS Sumbar, Dr. H. Defi Endri, MM, M.Pd., bersama Ketua FKKS Sumbar, Zardoni, menegaskan bahwa bantuan ini akan dikelola secara optimal dan tepat sasaran.
“Kolaborasi lintas provinsi ini adalah modal besar. Kehadiran rekan-rekan dari Jawa Barat membangkitkan moral kami di Sumbar,” ungkap Zardoni.
Ketua BMPS/FKKS Kota Padang, Nofrizal, M.Pd., juga menambahkan bahwa perhatian khusus terhadap sekolah swasta di zona bencana memberikan motivasi tinggi bagi civitas akademika untuk segera bangkit.
Turun Langsung ke Lokasi Bencana
Tidak hanya sekadar seremoni penyerahan di kantor dinas, rombongan FKKS Jawa Barat yang terdiri dari Nandar Suhendar, Widodo, dan Arief Nurahim, menunjukkan komitmennya dengan turun langsung ke lapangan.
Usai melaksanakan sholat berjamaah di Masjid Dinas Pendidikan Sumbar, rombongan segera bertolak menuju daerah Limau Manis untuk meninjau area yang diterjang banjir bandang. Peninjauan ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan mendesak yang diperlukan sekolah-sekolah di lapangan.
Rangkaian kegiatan ini direncanakan akan berlanjut ke beberapa titik terdampak di luar Kota Padang pada hari berikutnya.
Harapan Baru untuk Pendidikan
Sinergi antara FKKS SMK Swasta dan BMPS dari dua provinsi ini diharapkan menjadi pemantik bagi organisasi lain untuk ikut bergerak. Dengan kekompakan ini, pemulihan dunia pendidikan di Sumatera Barat dan Aceh pasca-bencana diharapkan dapat berjalan lebih cepat, demi memastikan hak pendidikan anak bangsa tetap terpenuhi meski di tengah masa sulit. (fwi)

