Site icon rakyatsumbar.id

Ditangani Teco, Semen Padang Bidik Kemenangan Hadapi Persikad Depok

Manajer Semen Padang FC, Braditi Moulevey bersama Pelatih Kepala Semen Padang FC Stefano Cugurra

Manajer Semen Padang FC, Braditi Moulevey bersama Pelatih Kepala Semen Padang FC Stefano Cugurra

Jakarta, rakyatsumbar.id – Semen Padang FC membidik kemenangan saat menghadapi Persikad Depok dalam lanjutan Pegadaian Championship musim kompetisi 2026/2027.

Bagi tim berjuluk Kabau Sirah tersebut, pertandingan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (11/10/2026) malam pukul 19.00 WIB, menjadi kesempatan untuk kembali meraih poin setelah hasil kurang memuaskan pada laga sebelumnya saat melawan PSPS Pekanbaru.

Manajer Semen Padang FC, Braditi Moulevey mengatakan, persiapan tim menjelang pertandingan tersebut telah dimatangkan melalui rangkaian latihan.

Ia menyebut sesi latihan berjalan lancar dan para pemain secara umum berada dalam kondisi siap menghadapi Persikad.

Meski demikian, Semen Padang FC masih memantau kondisi sejumlah pemain yang menjalani pemulihan cedera. Mereka adalah Achmad Iqbal Bachtiar, Esteban Vizcarra dan Anwar Rifai.

“Latihan berjalan dengan lancar dan baik. Skuad semuanya dalam kondisi siap dan masih ada beberapa orang yang masih pemulihan cedera, seperti Achmad Iqbal Bachtiar, Esteban Vizcarra dan Anwar Rifai,” kata Moulevey, Jumat (09/10/2026).

Kesiapan tim secara keseluruhan belum otomatis memastikan seluruh pemain bisa diturunkan dalam pertandingan melawan Persikad Depok.

Manajemen masih menunggu keputusan pelatih kepala Stefano Cugurra atau yang akrab disapa Teco untuk menentukan pemain yang masuk dalam daftar skuad pertandingan.

Braditi Moulevey menegaskan, keputusan mengenai pemain yang siap dibawa menghadapi Persikad berada di tangan pelatih kepala.

Kondisi pemain, terutama mereka yang masih menjalani pemulihan cedera, menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum menentukan komposisi tim.

“Tentunya, kami menunggu keputusan dari Stefano Cugurra selaku Pelatih Kepala untuk menentukan pemain-pemain yang sudah siap untuk dibawa menghadapi Persikad Depok,” katanya.

Manajemen dan tim pelatih, kata pria yang akrab disapa Levi itu, memiliki tujuan yang sama, yakni membawa klub kembali promosi ke Liga 1 sekaligus meraih gelar juara Liga 2.

Levi mengatakan komunikasi dengan Teco telah dilakukan untuk menyamakan pandangan mengenai target tersebut.

Kesamaan tujuan antara manajemen dan pelatih menjadi landasan bagi tim dalam menjalani pertandingan yang ada di depan mata.

“Tentunya, kami sudah berbicara dengan Teco, dan menyampaikan bahwa manajemen mempunyai target yang sama, promosi ke Liga 1 dan juara di Liga 2,” katanya.

Target tersebut membuat setiap pertandingan memiliki arti penting bagi perjalanan Semen Padang FC sepanjang kompetisi.

Kemenangan dibutuhkan agar tim dapat mengumpulkan poin dan menjaga peluang mencapai sasaran yang telah ditetapkan manajemen.

Karena itu, laga melawan Persikad bukan sekadar pertandingan lanjutan. Semen Padang FC dituntut menunjukkan hasil nyata di lapangan agar target promosi dan gelar juara tidak berhenti sebagai ambisi.

Semen Padang FC harus berupaya merebut poin penuh dalam pertandingan yang akan berlangsung di kandang Persikad tersebut. Menurutnya, komitmen untuk mencapai target kompetisi harus dibuktikan melalui hasil pertandingan.

“Tentunya, hal ini dibuktikan dengan pertandingan melawan Persikad Depok, kita wajib merebut 3 poin saat menghadapi mereka,” ucapnya.

Pertandingan antara Semen Padang FC melawan Persikad Depok dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/10/2026) malam pukul 19.00 WIB di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Semen Padang FC Satu Grup dengan PSPS dan Bhayangkara Presisi Lampung di League Cup

Selain fokus menghadapi Persikad Depok, Semen Padang FC juga mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan di League Cup 2026/2027.

Hasil pengundian atau drawing yang digelar pada Rabu (07/10/2026) menempatkan Kabau Sirah di Grup B Zona Barat 1. Semen Padang FC akan bersaing dengan PSPS Pekanbaru dan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada fase grup kompetisi tersebut.

Hasil drawing itu sekaligus membuka peluang pertemuan kembali Semen Padang FC dengan PSPS Pekanbaru. Kedua tim sebelumnya berhadapan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 pada Minggu (04/10/2026).

Dalam pertandingan tersebut, Semen Padang FC harus mengakui keunggulan PSPS Pekanbaru dengan skor 0-1.

Kekalahan itu menjadi salah satu catatan yang ingin diperbaiki Kabau Sirah ketika kembali berhadapan dengan tim asal Riau tersebut.

Braditi Moulevey menyebut hasil drawing League Cup menjadi salah satu agenda yang telah dinantikan manajemen.

Pertemuan dengan PSPS Pekanbaru dinilainya menarik karena kedua tim kembali memiliki kesempatan untuk saling berhadapan dalam kompetisi berbeda.

“Terkait hasil drawing Piala Liga, Semen Padang FC satu grup dengan PSPS Pekanbaru dan Bhayangkara Lampung, ini satu hal yang kami tunggu, di mana akan ada rematch antara Semen Padang FC vs Pekanbaru di Piala Liga tersebut,” katanya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) itu berharap Semen Padang FC mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membalas kekalahan dari PSPS Pekanbaru.

Menurutnya, pertandingan di League Cup bukan hanya menjadi bagian dari agenda kompetisi, tetapi juga kesempatan bagi tim untuk membuktikan kesiapan dan memperbaiki hasil pertemuan sebelumnya.

“Kami berharap pada Piala Liga ini, kami akan bisa membalas kekalahan dan meraih kemenangan dari PSPS Pekanbaru,” katanya.

Meski demikian, Semen Padang FC tidak hanya akan menghadapi PSPS Pekanbaru. Bhayangkara Presisi Lampung FC juga menjadi pesaing yang harus diperhitungkan dalam persaingan Grup B Zona Barat 1.

Komposisi grup tersebut menuntut Kabau Sirah mempersiapkan tim untuk menghadapi dua lawan dengan karakter permainan masing-masing.

Persiapan yang matang diperlukan agar Semen Padang FC mampu bersaing dan menjaga peluang melangkah lebih jauh dalam kompetisi.

Levi mengatakan manajemen telah berkomunikasi dengan tim pelatih mengenai kesiapan menghadapi League Cup.

Ia menyebut Semen Padang FC memiliki jumlah pemain yang cukup untuk mendukung persiapan menghadapi kompetisi tersebut.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Tim Pelatih, jumlah pemain kita cukup banyak, sebanyak 35 orang dan kita serius menghadapi Piala Liga,” katanya.

Jumlah 35 pemain tersebut menjadi modal yang dimiliki Semen Padang FC dalam mempersiapkan diri menghadapi rangkaian pertandingan. Namun, komposisi pemain yang akan diturunkan tetap bergantung pada kebutuhan tim dan keputusan pelatih kepala.

Sementara itu, Piala Liga Indonesia atau League Cup 2026/2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 3 November 2026. Berdasarkan hasil drawing yang diumumkan operator kompetisi I-League, ajang tersebut diikuti klub-klub yang dibagi ke dalam 12 grup di wilayah barat dan timur.

Bagi Semen Padang FC, persiapan menuju League Cup berlangsung beriringan dengan upaya memperbaiki posisi dan menjaga target di Pegadaian Championship musim kompetisi 2026/2027.

Laga melawan Persikad Depok menjadi agenda terdekat yang harus diselesaikan Kabau Sirah sebelum menatap persaingan berikutnya.

Manajemen berharap target meraih tiga poin di Championship dan ambisi membalas kekalahan dari PSPS Pekanbaru di League Cup dapat diwujudkan melalui performa tim di lapangan.

Dengan demikian, Semen Padang FC menghadapi dua agenda penting dalam perjalanan kompetisinya. Selain memburu kemenangan atas Persikad Depok, Kabau Sirah juga harus mematangkan persiapan untuk menghadapi PSPS Pekanbaru dan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Grup B Zona Barat 1 League Cup 2026/2027. (*)

Exit mobile version