Site icon rakyatsumbar.id

Bupati Lantik Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV 

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Samaloisa saat melantik sejumlah pejabat eselon III dan IV serta 28 kepala sekolah SD dan SMP di aula Bappeda, Jumat (29/05/2026).

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Samaloisa saat melantik sejumlah pejabat eselon III dan IV serta 28 kepala sekolah SD dan SMP di aula Bappeda, Jumat (29/05/2026).

Mentawai, rakyatsumbar.id–Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Samaloisa melantik secara serentak sejumlah pejabat eselon III dan IV serta 28 kepala sekolah SD dan SMP di aula Bappeda, Jumat (29/05/2026).

Empat diantaranya merupakan sekretaris OPD dari sejumlah badan atau dinas, diantaranya, sekretaris inspektur, sekretaris Badan Pendapatan Daerah, sekretaris dinas pendidikan dan kebudayaan serta sekretaris dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga.

Pelantikan tersebut, tertuang dalam Surat Keputusan Bupati nomor 800.1.3.3/154/BKPSDM tanggal 29 Mei 2026. Selain sekretaris OPD, Bupati juga melantik lima sekretaris camat di lingkungan Pemkab Mentawai yang diantaranya, sekretaris camat Siberut Barat, Sikakap, Sipora Selatan, Pagai Selatan dan sekretaris camat Pagai Utara.

Bupati Rinto Wardana Samaloisa (RWS) dalam sambutannya mengatakan, pengisian posisi jabatan ini merupakan job fit atau promosi. Dimana, dinilai berdasarkan kinerja dan pengalaman dari sejumlah bidang yang telah digeluti. Untuk itu, dia mengharapkan, kepada pejabat yang belum dilantik mampu meningkatkan kinerjanya.

“Masuk sebagai staf itu awal, bukan tujuan akhir. Semua orang berlomba meningkatkan kemampuan. Job fit sekarang sudah jelas, pengalaman di bidang tertentu ada nilainya. Sehingga, semakin matang calon kepala dinas dapat dilihat berdasarkan track record atau pengalaman yang pernah mengerjakan ini dan itu,” ujarnya.

Dia juga mengharapkan pejabat yang telah dilantik untuk mampu mengambil inisiatif dan melakukan gerak cepat. Ia mencontohkan hal sederhana saja, jika ada sampah di depan kantor, ASN tidak perlu menunggu perintah untuk memungutnya.

“Kalau ada sampah, ambil dan buang. Itu masalah sosial. Kerja cepat itu artinya cepat merespon, cepat ambil keputusan, cepat melayani masyarakat. Jangan menunggu pimpinan menanyakan baru bergerak,” ujarnya.

Mengingat keterbatasan anggaran daerah, Bupati juga meminta seluruh ASN menumbuhkan kepedulian dan kerja sama. Ia mencontohkan pembangunan jembatan dan fasilitas penunjang yang memudahkan pelayanan, termasuk untuk tamu dari luar daerah.

“Yang dilantik hari ini belum tentu lebih baik dari yang belum dilantik. Karena itu bersyukurlah dan bekerjalah sungguh-sungguh. Saya dari nol sampai di posisi ini, semua butuh perjuangan. Selamat bekerja dengan penuh tanggung jawab. Mari kita buat Mentawai semakin bersinar dengan kerja nyata,” pungkasnya. (arf)

Exit mobile version