Site icon rakyatsumbar.id

Bundo Kanduang Nagari Gurun Kembangkan Koperasi Simpan Pinjam dan Platform Pemasaran Digital kadaibundo.com

Kunjungan TP-PKK Kabupaten Tanahdatar ke Bundo Kanduang Nagari Gurun yang berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Yayasan Bintang Sembilan Peduli Bangsa, Jorong Gurun, Kecamatan Sungai Tarab.

Kunjungan TP-PKK Kabupaten Tanahdatar ke Bundo Kanduang Nagari Gurun yang berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Yayasan Bintang Sembilan Peduli Bangsa, Jorong Gurun, Kecamatan Sungai Tarab.

Tanahdatar, rakyatsumbar.id—Penguatan ketahanan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan perempuan menjadi fokus utama kegiatan silaturahmi dan pembinaan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanahdatar, Ny. Lisye Eka Putra, bersama Bundo Kanduang Nagari Gurun yang berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Yayasan Bintang Sembilan Peduli Bangsa, Jorong Gurun, Kecamatan Sungai Tarab.

Kehadiran Ny. Lisye Eka Putra, yang memiliki hubungan kekerabatan adat sebagai balahan Dt. Tunaro dari Suku Patopang Nagari Gurun, disambut hangat oleh jajaran Bundo Kanduang Nagari Gurun yang dipimpin Mardawesti, S.Pd., bersama para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Bundo Kanduang Tanahdatar, Bundo Kanduang Kecamatan Sungai Tarab, serta perwakilan dinas terkait yang membidangi koperasi, perindustrian, perdagangan dan UMKM.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pembinaan, pengembangan usaha produktif perempuan, dan peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pendekatan ekonomi berbasis nagari.

Bundo Kanduang Nagari Gurun memandang bahwa ketahanan ekonomi keluarga merupakan fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat nagari.

Ketahanan ekonomi keluarga tidak hanya diukur dari besarnya pendapatan, tetapi juga dari kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan dasar, memiliki sumber penghasilan berkelanjutan, mengelola keuangan secara sehat, serta menghadapi tekanan ekonomi dan perubahan pasar.

Dalam konteks masyarakat Minangkabau, perempuan memiliki posisi strategis sebagai Bundo Kanduang, yang tidak hanya menjaga nilai adat dan keberlanjutan keluarga, tetapi juga berperan dalam pengelolaan ekonomi rumah tangga.

Oleh karena itu, penguatan kapasitas perempuan melalui koperasi, industri rumah tangga, dan inovasi pemasaran digital menjadi langkah strategis dalam membangun keluarga yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Penguatan Koperasi Maju Basamo

Salah satu agenda utama Bundo Kanduang Nagari Gurun adalah pengembangan Koperasi Maju Basamo, yang diarahkan menjadi lembaga ekonomi bersama bagi anggota Bundo Kanduang dan pelaku UMKM.

Koperasi ini diharapkan mampu mengembangkan layanan simpan pinjam khusus anggota, sesuai ketentuan perkoperasian, sekaligus menyediakan akses permodalan produktif bagi perempuan yang menjalankan usaha rumah tangga.

Melalui koperasi, anggota didorong membangun budaya menabung, memperkuat pengelolaan keuangan keluarga, serta memperoleh dukungan modal usaha dengan mekanisme yang transparan dan bertanggung jawab.

Pengembangan koperasi juga diarahkan untuk membantu anggota mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan informal yang berbiaya tinggi.

Keberadaan Koperasi Maju Basamo diharapkan menjadi instrumen penguatan ekonomi kolektif perempuan nagari, dengan prinsip dari anggota, oleh anggota, dan untuk kesejahteraan anggota.

Penggerak Ekonomi Nagari

Selain pengembangan koperasi, Bundo Kanduang Nagari Gurun terus mendorong tumbuhnya industri rumah tangga berbasis keterampilan perempuan dan potensi lokal.

Produk yang dikembangkan meliputi makanan olahan khas Minangkabau seperti randang baluik, randang paru, dendeng balado, kue kering, arai pinang, dan rakik kacang.

Pada sektor kerajinan dan busana tradisional, pengembangan usaha diarahkan pada produk sulaman, dalamak, salendang, mukena, dan perlengkapan adat Minangkabau.

Pengembangan industri rumah tangga diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan tambahan, membuka peluang usaha bagi perempuan, serta meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Untuk mendukung keberlanjutan usaha, Bundo Kanduang Nagari Gurun juga mengharapkan pendampingan dari dinas terkait dalam aspek pelatihan produksi, standardisasi kualitas, keamanan pangan, legalitas usaha, pengemasan, dan pengembangan jaringan pemasaran.

Kadai Bundo: Inovasi Pemasaran Online 

Sebagai langkah adaptasi terhadap perkembangan ekonomi digital, Bundo Kanduang Nagari Gurun turut mengembangkan platform pemasaran online kadaibundo.com.

Platform ini dirancang sebagai sarana pemasaran digital terpadu bagi produk-produk UMKM Bundo Kanduang dan anggota koperasi.

Melalui kadai bundo, produk makanan tradisional, kerajinan, fashion Minangkabau, dan oleh-oleh khas daerah diharapkan dapat dipasarkan kepada konsumen di luar nagari, termasuk pasar perantau Minangkabau di berbagai daerah Indonesia.

Pengembangan platform juga direncanakan terintegrasi dengan informasi dan layanan keanggotaan Koperasi Maju Basamo, termasuk layanan simpan pinjam online khusus anggota setelah memenuhi persyaratan operasional dan ketentuan yang berlaku.

Inovasi ini diharapkan menjadi jembatan antara ekonomi tradisional berbasis rumah tangga dengan sistem pemasaran modern, tanpa meninggalkan identitas adat dan budaya Minangkabau.

Apresiasi dari Ketua TP–PKK Tanahdatar

Ketua Bundo Kanduang Nagari Gurun, Mardawesti, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Ny. Lisye Eka Putra bersama Bundo Kanduang Kabupaten, Bundo Kanduang Kecamatan dan unsur dinas terkait.

Kehadiran serta arahan yang diberikan menjadi dorongan bagi Bundo Kanduang Nagari Gurun untuk memperkuat program pemberdayaan perempuan melalui tiga pilar utama, yaitu pengembangan koperasi simpan pinjam, peningkatan produktivitas industri rumah tangga, dan perluasan pemasaran berbasis digital.

Bundo Kanduang Nagari Gurun berharap kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan program pembinaan dan pendampingan yang berkesinambungan, sehingga pengembangan usaha tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan peningkatan kapasitas usaha dan pendapatan keluarga yang terukur.

Sinergi Adat dan Pemberdayaan Ekonomi

Karapatan Adat Nagari (KAN) Gurun sebagai lembaga adat yang menaungi pembinaan kelembagaan unsur adat menyambut baik penguatan peran Bundo Kanduang dalam pembangunan ekonomi keluarga.

Pemberdayaan perempuan merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan nagari yang berakar pada nilai adat Minangkabau, khususnya falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

KAN Gurun memandang bahwa Bundo Kanduang perlu mendapatkan ruang yang luas untuk mengembangkan potensi ekonomi, meningkatkan keterampilan, dan membangun kelembagaan usaha yang mandiri.

Melalui kolaborasi antara Bundo Kanduang, TP PKK, Pemerintah Daerah, dinas terkait, dan lembaga adat, diharapkan tumbuh ekosistem ekonomi nagari yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

Tiga Agenda Prioritas Tindak Lanjut

Sebagai tindak lanjut kegiatan pembinaan, Bundo Kanduang Nagari Gurun memprioritaskan tiga program penguatan ekonomi keluarga, penguatan Koperasi Maju Basamo: Penyempurnaan kelembagaan, legalitas, tata kelola, peningkatan keanggotaan, dan pengembangan layanan simpan pinjam khusus anggota Bundo Kanduang serta pelaku UMKM yang bergabung sebagai anggota koperasi.

Pengembangan Industri Rumah Tangga: Pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas produksi, standardisasi mutu, pengemasan, legalitas produk, dan pendampingan usaha berbasis potensi lokal.

Digitalisasi Pemasaran melalui KADAI BUNDO: Pengembangan www.kadaibundo.com sebagai etalase digital produk UMKM, peningkatan literasi pemasaran online, serta perluasan jaringan konsumen dan distribusi produk.

Ketiga program tersebut diharapkan saling mendukung dalam membentuk ekosistem ekonomi perempuan yang berkelanjutan, mulai dari akses modal, proses produksi, hingga pemasaran.

Perempuan Berdaya Menuju Nagari Sejahtera

Bundo Kanduang Nagari Gurun meyakini bahwa ketahanan ekonomi keluarga tidak dapat dibangun hanya melalui bantuan sesaat, tetapi membutuhkan penguatan kapasitas manusia, kelembagaan ekonomi, inovasi usaha, dan pendampingan yang berkelanjutan.

Dengan dukungan berbagai pihak, Nagari Gurun diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu contoh pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis koperasi, industri rumah tangga, dan transformasi digital di  Tanahdatar.

Bundo Kanduang Nagari Gurun kembali menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Ny. Lisye Eka Putra, Bundo Kanduang Kabupaten Tanah Datar, Bundo Kanduang Kecamatan Sungai Tarab, serta seluruh unsur dinas terkait yang telah hadir memberikan perhatian, arahan, dan pembinaan. (*)

Exit mobile version