Jakarta, Rakyat Sumbar — Event lari berskala nasional Blue Ocean Minangkabau Run (BOM Run) 2026 dipastikan segera dihelat. Pengurus Besar Ikatan Alumni SMA Negeri 3 Padang (PB Ikasmantri Padang) mulai mematangkan persiapan dengan membentuk tim inti sebagai langkah awal pelaksanaan ajang sport tourism tersebut.
Ketua Umum PB Ikasmantri Padang, Rahyussalim, menegaskan BOM Run 2026 tidak sekadar menjadi agenda olahraga, melainkan wadah kontribusi nyata alumni dalam mempromosikan Kota Padang dan Sumatera Barat di tingkat nasional.
“BOM Run 2026 kami siapkan sebagai event yang memberi dampak luas. Ini bukan hanya lomba lari, tetapi sarana promosi pariwisata, budaya Minangkabau, serta penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Rahyussalim.
Sebagai langkah konkret, PB Ikasmantri Padang telah menunjuk tim persiapan dan panitia inti untuk menyusun konsep kegiatan, menentukan waktu pelaksanaan, serta membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, sponsor, dan komunitas lari.
Ketua Harian PB Ikasmantri Padang, Yulviandi Adek, mengatakan pembentukan tim inti sejak dini menjadi kunci agar persiapan BOM Run 2026 berjalan terarah dan profesional.
“Kami memulai dari tim kecil yang solid agar konsep, narasi besar, dan kolaborasi strategis bisa dikunci sejak awal. Setelah itu, struktur kepanitiaan akan diperluas sesuai kebutuhan,” kata Yulviandi Adek.
Ia menambahkan, BOM Run 2026 tetap mengandalkan kekuatan utama berupa rute pesisir Pantai Padang yang dipadukan dengan nuansa budaya Minangkabau serta kampanye kepedulian lingkungan melalui blue ocean movement.
Selain lomba lari dengan berbagai kategori, BOM Run 2026 juga direncanakan diramaikan dengan festival UMKM, pertunjukan seni, serta kegiatan sosial dan lingkungan yang melibatkan masyarakat luas.
PB Ikasmantri Padang optimistis, dengan persiapan lebih awal dan dukungan berbagai pihak, BOM Run 2026 akan menjadi salah satu agenda sport tourism unggulan di Sumatera Barat sekaligus event kebanggaan alumni dan masyarakat Kota Padang.(*)

