Site icon rakyatsumbar.id

Bersama Wabup dan Forkopimda, PT. SEML Ikuti Live Streaming IIGCE 2026

Wakil Bupati Solok Selatan H Yulian Efi bersama manajen PT.SEML dan unsur Forkopimda Solok Selatan saat mengikuti live streaming IIGCE 2026.  

Wakil Bupati Solok Selatan H Yulian Efi bersama manajen PT.SEML dan unsur Forkopimda Solok Selatan saat mengikuti live streaming IIGCE 2026.  

Muara Labuh, rakyatsumbar.id–Berbicara tentang masa depan energi Indonesia, tentu tidak terlepas dari kekayaan energi panas bumi yang dimiliki negeri ini.

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan potensi panas bumi terbesar di dunia, untuk mempercepat pemanfaatan potensi tersebut, sejak tahun 2013, lahirlah sebuah forum penting, bernama Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE).

IIGCE merupakan forum dan pameran industri panas bumi terbesar di Indonesia yang diinisiasi oleh Asosiasi Panas Bumi Indonesia atau INAGA, bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

Sejak awal, IIGCE dibangun sebagai wadah pertemuan internasional yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, investor, akademisi, hingga masyarakat untuk bersama-sama mempercepat pengembangan dan pemanfaatan energi panas bumi Indonesia. Perjalanan IIGCE pun terus berkembang.

Pada IIGCE ke-3 tahun 2015, acara dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo dan menjadi momentum penting dengan penandatanganan 5 Power Purchase Agreement, 9 Memorandum of Understanding, serta 13 izin wilayah kerja panas bumi.

Kemudian pada IIGCE ke-5 tahun 2017, pembahasan difokuskan pada berbagai hambatan dan peluang untuk mencapai target pengembangan panas bumi Indonesia.

Memasuki tahun 2024, IIGCE mencapai satu dekade perjalanan. Pada IIGCE ke-11 tahun 2025, perhatian semakin diarahkan kepada keterlibatan generasi muda dan pentingnya transisi energi menuju Net Zero Emission. IIGCE kembali hadir di tahun 2026 sebagai penyelenggaraan yang ke-12. Dengan tema Energy Self-Sufficiency for a stronger Indonesia : Geothermal as baseload driving Energy Transition and Security.

Dengan fokus strategis menjadikan energi panas bumi sebagai fondasi utama dalam transisi energi nasional, sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.

Dalam perjalanan panjang industri panas bumi Indonesia dan IIGCE, terdapat pula nama yang memiliki rekam jejak kuat, yaitu Supreme Energy.

Supreme Energy pernah dipercaya menjadi Host Co-Organizer resmi IIGCE ke-11 tahun 2025. Pada kesempatan tersebut, Supreme Energy mengangkat tema global,

Fostering Collaboration for a Green Economy in Indonesia: The Role of Geothermal Energy in Sustainable Growth.

Momentum tersebut semakin istimewa karena bertepatan dengan persiapan tajak sumur pertama PLTP Muara Labuh Unit 2, yang memiliki kapasitas 80 megawatt.

Kiprah Supreme Energy dalam IIGCE juga ditandai dengan berbagai prestasi. Pada IIGCE 2025, Supreme Energy berhasil meraih Best Booth untuk kategori area 120 hingga 180 meter persegi.

Kemudian pada IIGCE 2023, tim profesional Supreme Energy meraih penghargaan Overall Best Paper melalui riset mengenai keanekaragaman hayati di sekitar wilayah kerja panas bumi.

Dan pada IIGCE 2022, pendiri sekaligus CEO Supreme Energy saat itu, Supramu Santosa, menerima Lifetime Achievement Award dari INAGA atas kontribusinya bagi industri geothermal nasional.

Rangkaian perjalanan tersebut menunjukkan bahwa IIGCE bukan sekadar pameran. IIGCE adalah perjalanan panjang tentang kolaborasi, inovasi, investasi, teknologi dan komitmen. (juf)

Exit mobile version