Site icon rakyatsumbar.id

Bentor Damkar Solusi Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk

Petugas Damkar Kota Padang berjibaku memadamkan api kebakaran beberapa waktu yang lalu di kawasan padat penduduk di Siteba.

Petugas Damkar Kota Padang berjibaku memadamkan api kebakaran beberapa waktu yang lalu di kawasan padat penduduk di Siteba.

Padang, rakyatsumbar.id— Kebakaran hebat yang melanda kawasan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Jumat (06/02/2026) siang, kembali membuka persoalan klasik penanganan kebakaran di wilayah padat penduduk. Insiden tersebut menghanguskan dua unit rumah warga, lima petak kontrakan serta dua ruangan di SDN 05 Surau Gadang, akibat cepatnya api menjalar sebelum berhasil dikendalikan.

Kepadatan permukiman, sempitnya akses jalan, serta kerumunan warga yang memadati lokasi kejadian menjadi hambatan serius bagi petugas pemadam kebakaran.

Armada damkar berukuran besar harus berjibaku menembus gang-gang sempit untuk mencapai titik api. Meski Damkar Kota Padang telah mengerahkan enam unit armada dan 85 personel.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menilai perlunya solusi baru dalam sistem penanganan kebakaran, khususnya di kawasan padat penduduk.

Salah satu terobosan yang diusulkannya adalah pengadaan kendaraan pemadam kebakaran berukuran kecil, seperti bentor damkar, yang mampu menjangkau gang-gang sempit. Bentor damkar tersebut, di siagakan di kecamatan dan kelurahan di Kota Padang.

“Kita perlu memiliki kendaraan damkar berukuran kecil yang bisa menjangkau area padat penduduk dengan akses jalan terbatas,” ujar Muharlion saat dihubungi awak media, Minggu (08/02/2026).

Menurutnya, Bentor Damkar dapat difungsikan sebagai garda terdepan dalam penanganan awal kebakaran. Kehadiran kendaraan kecil tersebut diharapkan mampu menekan laju api pada menit-menit awal kejadian, sebelum armada damkar berukuran besar tiba di lokasi.

“Jika penanganan awal bisa dilakukan lebih cepat, kebakaran tidak akan meluber dan merusak lebih banyak bangunan,” tambahnya.

Muharlion menegaskan, gagasan pengadaan bentor damkar sejalan dengan program unggulan Wali Kota Padang, Padang Sehat, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.

Ia juga mengusulkan agar Bentor Damkar disiagakan di setiap kecamatan sebagai bentuk respons cepat berbasis wilayah.

“Ini bisa menjadi langkah konkret memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana di Kota Padang, terutama di kawasan padat penduduk,” pungkasnya.

Dengan adanya solusi tersebut, diharapkan penanganan kebakaran di Kota Padang ke depan dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran, sehingga potensi kerugian akibat kebakaran dapat diminimalkan. (edg)

Exit mobile version