Padang, rakyatsumbar.id—Keberadaan area parkir truk di kawasan Bypass menuju Pelabuhan Teluk Bayur dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk menjawab persoalan kemacetan dan penataan lalu lintas angkutan barang di Kota Padang.
Fasilitas yang mampu menampung sekitar 100 unit truk itu diharapkan menjadi solusi konkret bagi persoalan kendaraan logistik yang selama ini kerap memenuhi badan jalan.
Hal tersebut ditegaskan Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rahmad Wijaya, saat menghadiri peresmian Area Parkir Truk Bypass Pelabuhan Teluk Bayur di Jalan Bypass Km 2, Kelurahan Pampangan, Lubukbegalung, Jumat (05/06/2026).
Peresmian fasilitas tersebut dilakukan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade.
Rahmad menilai, tingginya intensitas kendaraan logistik menuju Pelabuhan Teluk Bayur selama ini menjadi tantangan serius bagi kelancaran arus lalu lintas di Kota Padang, terutama di jalur bypass yang menjadi akses utama menuju kawasan pelabuhan.
“Hampir 70 persen lalu lintas menuju pelabuhan didominasi oleh truk tangki CPO. Kehadiran area parkir ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan, menekan angka kecelakaan, sekaligus membantu meningkatkan PAD Kota Padang melalui pajak parkir,” ujar Rahmad Wijaya.
Menurutnya, selama ini kendaraan berat yang menunggu jadwal masuk pelabuhan kerap berhenti di bahu jalan hingga badan jalan, sehingga meningkatkan risiko kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Dengan adanya lokasi parkir khusus, arus kendaraan di kawasan bypass diharapkan menjadi lebih tertata.
Rahmad juga menekankan bahwa penataan sistem logistik harus menjadi perhatian serius mengingat Pelabuhan Teluk Bayur merupakan salah satu simpul ekonomi penting di Sumatera Barat.
“Kita ingin sistem logistik di Kota Padang lebih tertib, modern, dan tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat. Area parkir ini merupakan langkah awal yang baik untuk penataan transportasi barang ke depan,” katanya.
Keberadaan area parkir truk ini tidak hanya diproyeksikan mengurangi kepadatan lalu lintas, tetapi juga mendukung efisiensi distribusi barang serta memperkuat tata kelola transportasi logistik di Kota Padang yang terus berkembang. (edg)

